free html hit counter

Lima Fakta Tentang Nirvana yang Tak Terungkap ke Publik

BeritaBintang – Siapa sebenarnya Nirvana? Siapa pula sebenarnya Kurt Cobain? Sangat sedikit cerita yang diketahui publik tentang masa-masa ketika band itu berada di puncak ketenarannya lalu runtuh sejak kematian sang vokalis karena menembak diri saat dipengaruhi obat terlarang. Misteri tentu saja selalu menarik untuk dikulik mendalam.

Ada yang mengatakan Kurt Cobain adalah seorang musisi jenius. Tapi ahli lain menyebut dia tak lebih dari seseorang dengan masalah kejiwaan dan depresi yang akut.

Kurt Cobain: Montage of Heck adalah film dokumenter pertama yang mendapat izin langsung dari keluarga sang rocker untuk mengulik kehidupan pribadinya. Dokumenter ini  pertama kali akan ditayangkan di HBO pada tanggal 4 Mei mendatang.

Berikut beberapa cerita dari Montage of Heck yang dikutip  dari Huffington Post untuk mencoba  mengingat dan memahami sang ikon musik rock tersebut.

Pertama kali tampil Nirvana dicemooh penonton

Tak hanya mendapat sambutan buruk, grup itu juga disebut meniru  Lynyrd Skynyrd tanpa  bakat yang cukup. Krist Novoselic salah satu personel menyebut dalam Montage of Heck bahwa Kurt Cobain sangat sensitif akan penolakan tersebut. Review negatif terutama pada single Love Buzzitu paling mempengaruhi diri Cobain  dibanding personel lain.

“Cobain sangat tak suka dipermalukan,” kata Novoselic. Novoselic melanjutkan bahwa dari rasa dipermalukan itu, Cobain jadi sering marah. Dia sudah berusaha untuk membuat Cobain lebih bersabar dengan mengatakan bahwa ulasan tentang musik mereka hanya ditulis oleh sebagian orang saja yang tak memahami mereka.

Kurt Cobain hanya bercita-cita punya uang $3 juta untuk menghisap ganja. 

Pasangan Kurt Cobain dan istrinya Courtney Love menjadi bulan-bulanan media ketika ketahuan Courtney masih menghisap ganja saat sedang hamil putri semata wayang mereka, Frances Bean Cobain. Courtney sendiri baru mengakui kebenaran berita itu awal tahun ini.

Dalam Montage of Heck Courtney mengatakan bahwa pernah satu kali Cobain menyatakan, “Saya ingin meraih uang $3 juta dan saya akan menggunakannya untuk beli ganja.”

Penabuh drums band itu formasi awal, Aaron Burckhard kepada Huffingon Post dalam sebuah wawancara mengatakan, penggunaan heroin sangat mengubah kepribadian Cobain.

“Semua orang menggambarkan dirinya sebagai orang yang sedih, padahal tidak,  dia orang yang sangat bahagia,” kata Burckhard melanjutkan. “ Dia hanya sesekali menganggunakan heroin dan namun itu mengacaukannya. Saya juga sudah sembuh dari kecanduan, saya sudah bersih selama lima tahun. Ketika Anda menggunakan barang itu Anda bisa dibilang tidak benar-benar hidup.”

Di awal karir Nirvana sering manggung di rumah, hanya ditonton beberapa orang.

Hal ini biasanya dilakukan di ruang tamu Cobain. Di tempat yang sama pula kemudian drummer pertama band ini, Aaron Burckhard akan minum bir murah sampai mabuk. Sesekali ada orang yang datang  untuk melihat penampilan mereka, para tamu inilah yang disebut Cobain sebagai penontonnya.

‘Pertunjukan’ pertama diadakan di rumah Cobain di Raymond, Washington dimana seluruh personel mabuk. Saking takut akan reaksi para personel band yang mabuk sejumlah penonton sampai bersembunyi di dapur.

“Mereka semua takut pada kami,” kata Burckhard. “Jadi mereka semua bersembunyi di dapur.  Saat kami main, Krist Novoselic menemukan semacam mainan darah vampir. Lalu kami tuang ke tubuhnya. Dia juga suka sekali mabuk. Lalu dia jumpalitan melalui jendela dari kamar ke ruang tengah, bolak balik. Jadi itu saja yang kami lakukan sepanjang malam. Pacar Krist dan pacar Kurt datang, lalu mereka bercinta, membuat semua orang ketakutan. Dulu rasanya menyenangkan.”

Diberitakan menjahili Axl Rose, namun Elton John yang kena getahnya. 

Beberapa bagian dari film Montage of Heck berisi Kurt yang sedang mengejek Guns N’Roses. Dalam salah satu bagian, ada cerita Cobain dan Love berdialog seolah-olah jadi pemabuk, disitu Cobain pura-pura mengatakan dia depresi akibat ditolak ikut tur Guns N’Roses karena tidak bisa mengendalikan kecanduannya pada obat terlarang.

Ada cerita ketika Cobain berkelahi dengan Axl Rose di ajang VMA 1992. Saat itu ada kabar burung Cobain bersama  Love meludahi, mengencingi dan mengotori piano yang diduga akan dipakai oleh Axl Rose dengan cairan mani. Sayangnya kemudian ternyata Elton John lah yang secara mengejutkan menggunakan piano tersebut.

Namun cerita itu lantas disanggah oleh seorang jurnalis yang dekat dengan Nirvana, Charles R. Cross. “Banyak cerita internet itu yang tidak murni. Saya yakin Kurt tidak melakukan apa yang dituduhkan orang.”

Ibu Cobain meramalkan kesuksesannya. 

Pada masa inilah dia kemudian menciptakan lagu Nevermind. Saat dia selesai menciptakan lagu itu dan menyanyikannnya di depan ibunya, Wendy Cobain. Saat itulah sang ibu  mengatakan,”Sebaiknya kau bersiap-siap. Karena lagu ini akan mengubah segala nasibmu.” Benar saja, lagu itu membawa Cobain dan grupnya ke puncak ketenaran.

Setelah Nevermind direkam, Kurt dan grupnya harus pergi ke Los Angeles. Saat itu dia belum membayar sewa rumahnya. Lalu saat kembali barang-barangnya sudah ditumpuk di pinggir jalan oleh sang pemilik hingga dia terpaksa tidur di dalam mobil.

Dari film dokumenter tentang Montage of Heck terbukti bahwa saat-saat tanpa rumah inilah yang membuat Cobain terpaksa kembali ke rumah ibunya.

“Beberapa waktu kemudian album Nevermind meledak hingga 30 ribu kopi. Tak ada yang tahu ketenaran dan kekayaan itu akan menghampiri, terutama sang pemilik rumah yang mengusirnya,” kata Charles R. Cross jurnalis yang pernah membuat liputan mendalam tentang Nirvana.

Kurt Cobain yakin banyak orang yang menginginkannya mati. 

Di film dokumenter itu juga terbukti Cobain dan personel band lainnya sangat tak suka diwawancara. Bahkan ada saat Cobain diminta untuk wawancara, kepada wartawan dia menjawab, “Wawancara itu tak ada gunanya, pokoknya tidak.”

Gilbert Blecken salah seorang penulis yang mencoba mewawancara Cobain bertanya benarkah grup itu tak pernah siap untuk jadi terkenal. “Tidak kami tak pernah menyiapkan ini, karena kami tak akan pernah jadi terkenal. Kami sudah bersiap untuk menghancurkan karir kami begitu jadi terkenal,” kata Cobain menjawab Blecken.

Lebih jauh Cobain bahkan pernah mengatakan,”Saya pikir orang-orang ingin saya mati saja.”
Sebaliknya Krist Novoselic mengatakan, bahwa dia bersyukur bahwa dia hanya sedikit dekat dengan air mata, alkohol dan beer, ketika ketenaran itu datang. “Bukan seperti akhir Cobain yang traumatik,” kata Novoselic.