free html hit counter

Legenda Grand Prix Soroti Buruknya Performa Lorenzo di Tiga Seri Awal MotoGP 2017

BeritaBintangLegenda Grand Prix Soroti Buruknya Performa Lorenzo di Tiga Seri Awal MotoGP 2017

Performa serta hasil balap Tim Ducati Corse di tiga seri awal MotoGP 2017 memang belum juga menunjukkan tanda-tanda seperti musim lalu, di mana mereka sukses merengkuh 10 podium termasuk dua kemenangan. Juara dunia kelas 500cc musim 1990-1992, Wayne Rainey, pun menyatakan rasa cemasnya, terutama untuk Jorge Lorenzo.

Sejauh ini, Ducati baru meraih podium lewat Andrea Dovizioso di Qatar, sedangkan Lorenzo hanya finis ke-11. Usai keduanya sama-sama gagal finis di Argentina, Dovizioso finis keenam di seri Amerika Serikat, sementara Lorenzo di posisi kesembilan.

[ Baca Juga : ” Movie Trailer: Cars 3, Ketika Lightning McQueen Alami Krisis Kepercayaan Diri ” ]

Rainey pun mengkhawatirkan proses adaptasi Lorenzo yang ternyata butuh waktu lebih lama dari dugaan. Rainey juga agak ragu keputusan Lorenzo meninggalkan Yamaha demi memperkuat Ducati musim ini merupakan keputusan yang tepat.

“Mungkin Jorge berpikir, ‘saya yang terbaik, dan saya ingin membuktikannya’ dan lalu hijrah ke Ducati. Saya tak tahu apa ia benar-benar berpikir dirinya yang terbaik. Yang jelas ia tengah berpikir ia harus mengalami kemajuan,” ucap Rainey seperti dimuat AGEN BOLA.

“Saya pikir Jorge harus mengubah gaya balap, dan Ducati harus membantu. Keduanya harus saling memahami, bahwa Jorge sangat smooth sementara Ducati harus dikendarai secara agresif,” urainya.