free html hit counter

Larang Muslim Masuk Amerika, Hillary Clinton Nilai Pernyataan Donald Trump Berbahaya

BeritaBintang – Kandidat Calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat Hillary Clinton menganggap komentar rivalnya Calon Presiden AS dari Partai Republik Donald Trump bukan lelucon lagi, tetapi hal yang berbahaya.

Sebelumnya, Trump melarang umat Islam memasuki AS karena dianggap teroris.

Hingga Senin (7/12/2015), ketika Donald melontarkan pernyataan tersebut, Hillary masih menertawakan dan menjadikan rivalnya itu layaknya sebuah lelucon.

Namun, Rabu (9/12/2015), Hillary mengutarakan kritik kerasnya atas Donald, menyebut pria itu hanya menggunakan prasangka dan paranoid sebagai senjatanya.

“Sekarang ia sudah kelewatan. Apa yang ia katakan itu tak hanya memalukan, tapi juga membahayakan,” katanya, soal niat Donald melarang muslim masuk wilayah AS.

Menurutnya, pernyataan Donald hanya membahayakan dan mengganggu upaya negara untuk melawan ISIS.

Malah, komentar itu dapat mendukung propaganda kelompok itu untuk merekrut lebih banyak lagi militan atau pejihad.

“Desakan untuk melarang muslim masuk negara ini pasti akan disambut baik oleh para teroris,” ucapnya.

Ia pun menambahkan, ketakutan memang lumrah dialami. Namun, seharusnya sebagai calon pemimpin negara yang ingin membangkitkan rasa optimis warga AS, Donald memikirkan apa yang harus diupayakan atau dipersiapkan atas itu.

“Untuk beberapa pekan ini, Anda dan lainnya hanya menjadi bahan lelucon saja. Sekarang saya sudah tak berpikir bahwa hal itu lucu,” tuturnya lagi.