free html hit counter

KJRI Pastikan Tak Ada WNI Korban Bom Istanbul

BeritaBintang – Setidaknya 12 dari 36 korban luka-luka dalam teror bom di Istanbul, Turki pada Sabtu (19/3/2016) pagi waktu setempat, adalah warga negara asing (WNA).

Namun dari laporan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Istanbul, dipastikan tidak ada korban luka maupun meninggal yang merupakan warga negara Indonesia (WNI).

Hal tersebut dikonfirmasi Lalu Muhammad Iqbal, Direktur Jenderal Perlindungan WNI dan Bantuan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri RI (Dirjen PWNI dan BHI Kemenlu RI).

“KJRI Istanbul telah menghubungi aparat kepolisian (Turki) dan mengunjungi rumah sakit untuk mencari informasi kemungkinan adanya WNI yang menjadi korban,” ungkap Iqbal lewat pesan singkat kepada Kampusbet

“Dari hasil penelusuran yang dilakukan tim KJRI Istanbul ke kantor polisi, empat rumah sakit yang menampung para korban serta kantor Gubernur Istanbul, tidak diperoleh informasi adanya WNI yang menjadi korban dalam serangan bom bunuh diri tersebut,” lanjutnya.

Meski begitu, WNI yang berada di Istanbul atau wilayah Turki manapun, diimbau untuk berhati-hati dan waspada serta menghindari pusat-pusat keramaian.

Sebagaimana diketahui, Turki kembali diteror serangan bom bunuh diri setelah sebelumnya, Ibu Kota Ankara dua kali diserang teror serupa.

Sabtu (19/3/2016) pagi waktu setempat, sebuah pusat perbelanjaan yang ramai wisatawan asing, diserang bom bunuh diri yang menewaskan enam orang, di mana salah satunya merupakan si pelaku bom bunuh diri.

Selain itu, dilaporkan pula bahwa 36 orang lainnya turut menjadi korban luka-luka dan 12 di antaranya, merupakan WNA.