free html hit counter

Kini Lebih Banyak Wanita Mengakses Konten Porno

BeritaBintang –    KINI tidak sedikit wanita yang mengaku kecanduan dengan gambar atau video pornografi. Mengapa hal itu terjadi? Hal ini disebabkan kian mudahnya mengakses konten pornografi di tengah gaya hidup modern yang sibuk.

Megan Fleming, PhD, seorang psikolog klinis dan terapis seks berbasis di New York City, mengatakan bahwa kini banyak wanita berjuang untuk mendapatkan libido untuk kehidupan seksual mereka dalam rumah tangga. Kerja berlebihan yang berujung pada kelelahan membuat mereka sulit bergairah.

“Akibatnya, mereka memanfaatkan konten porno sebagai media untuk membantu mereka membangkitkan kembali gairah seksual. Ini juga dianggap dapat membantu mengeksplorasi fantasi mereka dan menemukan apa yang mereka inginkan dengan pasangan,” kata Fleming, seperti dikutip dari Womenshealthmag, Sabtu (13/2/2016).

Sayangnya, bukti empiris telah menemukan apa yang terjadi ketika perempuan melihat porno. Studi baru menemukan bahwa wanita yang lebih memilih menonton porno akan semakin depresi dan cemas dengan tubuh dan kemampuan mereka, tambah Gail Dines, PhD, seorang aktivis antiporno dan profesor sosiologi dan studi perempuan di Wheelock College.

“Akibat menonton film porno, wanita bisa semakin tidak tertarik untuk bersetubuh dengan suami mereka. Lebih parah lagi, beberapa mungkin akan menjadi benci dengan tubuh mereka. Jadi masalahnya bukan dengan film pornonya, tapi bagaimana efeknya bagi yang menonton,” ujarnya.

Menurut studi 2015, 16 persen perempuan usia 18-39 tahun menonton film porno sekali seminggu. Dari satu survei oleh Pew Research Center, kini lebih banyak wanita yang mengaku mereka melihat konten porno dengan kenaikan enam persen dari survei yang dilakukan pada 2010 dan 2013.