free html hit counter

Keren! Sepeda Listrik Ini Bergaya Retro, tapi Belum Dijual

BeritaBintangKeren! Sepeda Listrik Ini Bergaya Retro, tapi Belum Dijual

Tidak banyak produsen sepeda listrik premium saat ini. Karena itu tidak heran jika penggunaannya masih sangat sedikit. Para pemainnya pun bukan perusahaan kenamaan yang produknya sudah melalang buana.

Di Italia, ada perusahaan Italjet yang membuat sepeda listrik Ascot. Produknya pun sudah dipasarkan di Indonesia melalui Garansindo.

Nah, pasar sepeda motor listrik premium kini kedatangan pemain baru yakni Aviaonics V1. Produk hasil rancangan dua pemuda Polandia ini dibuat dengan konsep sepeda motor listrik retro. Demikian dikutip dari Judi Online, Kamis (3/8/2017).

Secara garis besar, desainnya sangat sederhana, yakni hanya menggunakan kayu, pipa yang menjadi rangka, serta tentunya motor listrik.

Jangan berharap ada mesin 1.000 cc berkonfigurasi ‘V’ di frame tabung tersebut, yang ada hanya kotak kayu Jatoba untuk menaruh baterai, perangkat kelistrikan, serta alat soket untuk charge. Kotak tersebut dihubungkan dengan roda belakang menggunakan rantai.

Motor listrik mampu menghasilkan tenaga 5 kW dan torsi 92 pound-ft. Dengan tenaga itu, Avionics V1 mampu melaju dengan kecepatan maksimal 51 kilometer per jam. Kira-kira setara dengan skuter bermesin 50 cc.

{ Baca Juga, ” Dubai Punya Taman Bunga Terbesar di Dunia dengan Nuansa Negeri Dongeng ” ]

Tenaga sepeda listrik ini disokong baterai lithium ion 24 AmH yang mampu menawarkan tiga pilihan daya yakni 250, 500, dan 700 watt. Jika baterai di-setting di 250 watt sepeda motor listrik ini mampu menjelajah dengan jarak maksimum 120 kilometer.

Tentu saja bukan berarti sepeda listrik ini tidak bisa digunakan jika baterainya habis, masih ada pedal yang bisa digowes penggunanya ke tujuan. Sementara itu untuk mengisi ulang baterai sampai penuh dibutuhkan waktu 2-3 jam.

Kesan retro tidak hanya dirasakan dari desan frame dan jok saja, penggunaan roda 21 inci dengan ban 3 inci turut menambah kesan tunggangan klasik yang tangguh.

Avionics V1 dibuat oleh Jaromir Dziewic dan Bartek Bialas. Awalnya, mereka bertemu dua tahun lalu di pantai Baltik. Mereka memiliki kesamaan yakni menyukai dunia penerbangan, sepeda, serta kendaraan lawas. Mereka pun sepakat merancang sebuah sepeda klasik namun menggunakan tenaga listrik.

Namun produk tersebut masih prototipe, belum ada harga resmi yang diumumkan. Bahkan keduanya masih mencari investor atau mengumpulkan dana. Pengumpulan dana akan dilakukan selama 40 hari di Indiegogo mulai September 2017. Jika dana terkumpul, produksi baru akan dimulai dengan tahap awal sebanyak 80 unit. Itu pun unitnya baru akan tersedia dalam enam atau delapan bulan kemudian.