free html hit counter

Kepolisian Malaysia Bantah Ada Uang Tebusan ke Abu Sayyaf

BeritaBintang –Empat anak buah kapal (ABK) Malaysia dibebaskan oleh kelompok Abu Sayyaf pada Rabu 8 Juni 2016 pagi waktu setempat. Mereka dipulangkan ke Sandakan, Sabah, Malaysia. Keempat orang tersebut sudah ditahan oleh Abu Sayyaf sejak April 2016.

Keempatnya yakni Wong Teck Kang (31), Wong Teck Chii (29), Johnny Lau Jung Hien (21), dan Wong Hung Sing (34) dipulangkan dari Filipina Selatan oleh satuan khusus dari Polisi Malaysia setelah negosiasi upaya pembebasan mereka. Otoritas Negeri Jiran membantah adanya pembayaran tebusan dalam upaya pembebasan.

“Mereka kini di Sandakan untuk diperiksa oleh tim medis. Hari ini mereka akan kembali ke Kota Kinabalu. Dari foto bisa dilihat mereka dalam keadaan sehat,” tutur Kepala Polis di Raja Malaysia Khalid Abu Bakar dalam konferensi pers, seperti dimuat Taruhan Bola Online, Jumat (10/6/2016).

Namun, Khalid tidak mau membagikan apa yang dilakukan hingga keempatnya dibebaskan. Meski begitu, Khalid setuju bahwa larangan barter hasil perdagangan membantu pembebasan tersebut. “Saya yakin itu adalah salah satu alasannya,” sambungnya.

Media The Star Malaysia melaporkan larangan barter hasil perdagangan selama dua bulan yang diberlakukan sejak April 2016 antara Sabah dengan Filipina Selatan menekan kelompok militan tersebut. Aktivis di Pulau Jolo, Filipina, Profesor Octavio Dinampo mengatakan komunitas lokal menekan kelompok tersebut untuk membebaskan tawanan karena harga barang kebutuhan pokok melonjak selama pemberlakuan larangan tersebut.

Belum jelas juga mengenai kabar uang tebusan yang dibayarkan oleh anggota keluarga korban penculikan kepada kelompok tersebut. Keluarga para korban diketahui melakukan penggalangan dana untuk uang tebusan tersebut. “Saya tidak tahu,” tutup Khalid.