free html hit counter

Kelompok Radikal Dicurigai Terlibat Pembunuhan Biksu Senior Bangladesh

BeritaBintang –Biksu senior berusia 75 tahun ditemukan tergeletak bersimbah darah di sebuah biara yang juga merupakan tempat tinggalnya di Bandarban, Bangladesh. Diduga, dia menjadi korban pembunuhan dari kelompok militan di Bangladesh.

Menurut pengacara hak asasi manusia setempat, Jyotirmoy Barua, Biksu Mong Shwe U Chak beberapa waktu menerima ancaman pembunuhan. Namun, ancaman itu tidak ditanggapi serius hingga jasadnya ditemukan pada Sabtu 14 Mei 2016.

Warga desa setempat menemukan jasad bekas petani itu tergeletak di dalam biara setelah diserang oleh empat atau lima orang. “Kami melihat jejak kaki manusia di biara dan menemukan sekira empat hingga lima orang memasuki kompleks biara,” terang Wakil Kepala Polisi Jashim Uddin, sebagaimana dilansir Indowins, Senin (16/5/2016).

Chak diketahui tinggal di kompleks tersebut sejak dua tahun lalu setelah ia meninggalkan pekerjaan sebagai petani untuk menjadi biksu.

Belum ada pihak yang menyatakan bertanggung jawab terhadap kematian biksu senior tersebut. Namun, Bandarban yang terletak tidak jauh dari perbatasan dengan Myanmar, di mana umat Muslim Rohingya disiksa oleh biksu Buddha, membuat kecurigaan mengarah ke kelompok Islam radikal.

Kecurigaan tersebut ditambah dengan tujuh kasus pembunuhan di Bangladesh sejak awal April 2016. Kelompok Islam radikal diduga bertanggung jawab atau mengklaim bertanggung jawab atas serangkaian pembunuhan tersebut.

Dua aktivis pembela gay, seorang mahasiswa hukum, seorang dosen universitas, dan seorang umat Hindu dibunuh sejak April lalu. Bahkan, seorang pendeta Hindu dipenggal di Bangladesh pada awal 2016.