free html hit counter

Kata Arzetti Malu-malu: Sepertinya Akan Saya Kasih

BeritaBintang – Didampingi sang suami, Aditya Setiawan alias Didit, Arzetti Bilbina membantah kabar penggerebekan dan perselingkuhan dirinya dengan petinggi TNI.

Sambil mencium kening Arzetti, Didit meyakinkan kalau rumah tangganya baik-baik saja.

“Kita sekeluarga baik-baik saja kok. Suami nanya, kan wajar,

Sambil sedikit berkelakar, Didit malah meminta Arzetti untuk mengabulkan keinginannya menambah momongan.

Sebab, Didit tak ingin rumah tangganya yang selama ini dikenal harmonis, ternoda dengan kabar perselingkuhan.

“Jangan sampai isunya enggak-enggak. Kita selama ini harmonis. Kita minta doa sama teman-teman, punya putra-putri yang baik juga dan Insyaallah nambah,” canda suami Arzetti.

“Iya kan Bu, boleh nambah?” tanya Didit kepada Zetti.

Selama mendengar pernyataan suami, Arzetti tertunduk.

Tanpa banyak bicara, Arzetti mengamini keinginan suami untuk menambah momongan.

“Ini teguran sekaligus rasa sayang Allah kepada saya. Ini ujian buat aku.”

“Saya jadi lebih cinta ke suami saya, kan, minta anak juga sama saya. Sepertinya akan saya kasih,” kata Arzetti malu-malu.

Perkenalan Arzetti dan Dandim

Anggota DPR berlatar belakang dunia hiburan, Arzetti Bilbina membantah dirinya digerebek petugas Denpom TNI saat berduaan atau selingkuh dengan Komandan Kodim Sidoarjo, Letkol Kav Rizeki di sebuah kamar hotel di Malang, Jawa Timur pada Minggu (25/10/2015).

Namun, ia mengakui adanya pertemuan dengan sang Dandim berbadan tegap itu di hotel tersebut. Menurutnya, pertemuan tersebut murni hanya membicarakan soal program CSR dirinya selaku anggota DPR.

Arzetti mengaku awal perkenalannya dengan sang Dandim terjadi dalam sebuah acara di Sidoarjo pada bulan Ramadan atau Juli 2015 lalu. Perkenalannya dengan perwira mengenah TNI itu diketahui suami Arzetti, Adtya Setiawan Wicaksono.

“Awal pertemuannya saat itu ada acara kampung Ramadhan,” kata Arzetti dalam jumpa pers didampingi suaminya, Adtya Setiawan Wicaksono, Jakarta, Rabu (28/10/2015).

“Waktu itu, mas Didit ada di sana. Istri beliau juga ada di sana,” katanya.

Menurutnya, perkenalannya dengan Dandim saat itu makin akrab lantaran suami Arzetti juga berasal dari keluarga TNI alias anak kolong.

Saat itu, sang Dandim dengan senang hati menawarkan bantuan kepada Arzetti selaku anggota DPR dari Dapil Jawa Timur I (Surabaya-Sidoarjo).

“Saya bercerita dapil saya. Lalu, ia tanya apa yang bisa saya lakukan, apa yang bisa dibantu. Saat kenalan, beliau tahu saya juga dari KPA, Keluarga Besar ABRI, karena tahu suami saya juga dari keluarga Angkatan. Jadi, kemudian nyambung,” ujar Arzetti.

Faktor persamaan latar belakang keluarga anggota TNI itu membuat Arzetti mempunyai kedekatan batin dengan sang Dandim hingga akhirnya silaturahmi keduanya terjalin sampai kini.

Karena alasan itu pula Arzetti mengaku mudah komunikasi atau connect saat berdiskusi dengan sang Dandim. “Nggak tahu yah, ini seperti ada kedekatan batin saja,” akunya.

Arzetti menegaskan, kedekatan batin dirinya itu juga berlaku kepada sesama anggota atau keluarga anggota TNI lainnya.

“Tidak hanya kepada beliau saja. Kalau tahu ada kedekatan keluarga angkatan, masya Allah, teman-teman ibu dan mertua saya saja ketika bertemu saya di jalan kita saling tegur,” ujarnya.

Arzetti mengaku telah mengenal sejumlah perwira menengah TNI sebelum masuk menjadi anggota DPR RI. Hal itu pun dikarenakan kesamaan latar belakang keluarga suaminya yang juga anggota TNI.

“Ini kan mas Didit anak kolong. Kecilnya di sana, sepupunya yang TNI di sana semua. Jadi pas kebetulan kemarin ketemu di lobi Savana, itu nggak jadi berita,” akunya.

Karena tawaran bantuan saat itu, Arzetti pernah berkomunikasi dengan sang Dandim membahas tentang program CSR hingga akhirnya direncanakan pertemuan di hotel di Malang di sela kesibukanya sebagai salah seorang pengurus Fatayat NU di Bromo.

Menurut Arzetti, pertemuannya dengan sang Dandim di Hotel Arjuna, Malang, Jatim pada Minggu kemarin tidak terlepas karena dirinya juga berniat mengkomodir permintaan keluarga untuk bertemu.

a mengakui di tengah pertemuannya dengan sang Dandim di hotel tersebut, suaminya yang akrab disapa Didit itu datang. Namun, Arzetti menepis bahwa saat itu juga berdatangan para petugas dari Denpom Malang seperti dilansir oleh pihak TNI AD.

Arzetti membantah dirinya digerebek oleh petugas Denpom Malang karena kedapatan tengah selingkuh di kamar hotel itu.

“Di situlah kami diskus membahas mengenai proposal dan program CSR. Di situ bukan saya aja, tapi ada ajudan beliau juga, di situ beliau juga pakai baju dinas dan ada mobil dinas. Saya pun secara resmi dengan keluarga Didit yang janji akan datang,” tandasnya.

Ia tak menerima peristiwa di hotel itu disebut sebagai penggerebekkan.

“Jangan dong sayang.., sedih banget nanti. Itu nggak ada. Itu kan dari orang lain. Yang jelas, dari pribadi aku, bahwa suami aku yang jemput aku,” ucap lirih Arzetti saat dikonfirmasi seusai jumpa pers.