free html hit counter

Kasus Penistaan Pancasila Naik Status ke Penyidikan

BeritaBintangKasus Penistaan Pancasila Naik Status ke Penyidikan

Polda Jawa Barat (Jabar) sudah menaikkan status kasus penistaan Pancasila menjadi penyidikan. Setelah sebelumnya melakukan gelar perkara pasca pemeriksaan saksi terlapor Habib Rizieq Shihab.

“Sudah naik ke penyidikan,” ungkap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan di halaman Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (19/1/2017).

Sejauh ini, kata dia, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) sudah memeriksa 13 orang saksi termasuk saksi terlapor.

[Baca Juga -“Hingga Tadi Pagi, Deliserdang Diguncang 29 Kali Gempa“]

Sejumlah saksi ahli pun ikut dimintai keterangan untuk memastikan bukti yang disodorkan Sukmawati Soekarno Putri selaku pelapor memenuhi unsur pidana.

“Barang buktinya sebuah video rekaman terlapor saat tabligh akbar di lapangan Gasibu tahun 2011. Ahli IT, ahli bahasa, dan sejumlah ahli lainnya kami mintai keterangan,” terangnya.

Ia melanjutkan, pihaknya tinggal melengkapi berita acara dari saksi-saksi, dan mengumpulkan bukti-bukti agar memenuhi minimal dua alat bukti. Kalau sudah selesai akan kembali melakukan gelar perkara.

“Unsurnya sudah masuk, tinggal buktinya. Baru kemudian kalau sudah selesai akan dipanggil ulang. Waktunya? lihat saja nanti. Yang penting kami on the track dalam menangani kasus ini,” bebernya.

Habib Rizieq sendiri diduga telah melanggar Pasal 154 KUHP tentang pencemaran Pancasila ancaman pidana maksimal empat tahun dan Pasal 310 tentang Pencemaran Nama Baik dengan ancaman pidana sembilan bulan.