free html hit counter

Karpet Merah Oscar Bertabur Gaun Ala Putri Disney

BeritaBintang – Akhirnya penghargaan yang ditunggu-tunggu, Academy Awards atau Oscar dimulai. Dari setiap ajang penghargaan, satu hal yang tidak bisa dipisahkan adalah parade karpet merah.

Predikat busana terbaik dan busana terburuk, mau tak mau membuat selebriti harus pintar memilih apa yang dikenakan, dan selera mode yang bagus tentu juga membantu mereka tampil memukau.

Dilansir LA Times dan media sosial, berikut jajaran selebriti dalam karpet merah, di mana hampir sebagian memilih menggunakan gaun ala Puteri Disney dengan model mengembang di bagian bawah.

Bintang The Danish Girl, Alicia Vikander tampil dengan gaun Louis Vuitton yang menurutnya berwarna yellow dust. Namun saat diperhatikan, gaun yang juga memiliki hiasan warna perak ini lebih mirip dengan warna kuning mentega.

Tampilan pemenang pemerang pendukung wanita terbaik di Oscar ini mengingatkan kepada karakter Belle di film Beauty and the Beast.

Sementara datang dengan balutan gaun warna hitam berpotongan sabrina dengan bagian bawah mengembang rancangan the Danes of New York, yang terinspirasi dari gaun yang digunakan Bette Davis dalam All About Eve.

Masuk ke dalam nominasi artis terbaik lewat film berjudul Brooklyn, Saoirse Ronan berpose di karpet merah dengan gaun sequin warna hijau zamrud dan tali beludru rancangan Francisco Costa, Direktur Kreatif busana wanita label Calvin Klein.

Sedangkan dari media sosial Twitter, beberapa artis lain seperti Daisy Ridley yang tampil dengan sederhana dalam balutan busana warna perak berpotongan tanpa lengan.

Artis asal India, Priyanka Copra tampil seksi dengan baju brokat putih perak menerawang yang memperlihatkan bagian kakinya, dan menambahkan ikat pinggang warna emas sebagai aksen.

Tampaknya warna perak dan emas menjadi favorit di Academy Awards atau Oscar ke-88 kali ini. Jika Daisy memilih menjadi puteri perak, artis Meryl Streep dan Margot Robbie memilih warna emas sebagai gaun andalan mereka di karpet merah.

Jika Margot memilih gaun berpotongan V rendah dan berlengan panjang yang ketat, maka Meryl memilih gaun berpotongan serupa, namun lebih longgar.