free html hit counter

Jorge Lorenzo Ragu Pilih Ban Medium

BeritaBintang – Pebalap Tim Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo, membeberkan kunci suksesnya mengasapi rekan setimnya, Valentino Rossi, sekaligus meraih podium pertama di Sirkuit Brno, Minggu 16 Agustus 2015. Pebalap berjuluk X-Fuera itu menilai pemilihan ban jadi alasan dirinya menjadi yang tercepat di balapan tersebut.

Lorenzo mengaku melakukan pertaruhan menjelang balapan yang diselenggarakan di Republik Ceko tersebut. Sebelum balapan, pebalap berusia 28 tahun itu sempat berpikir memakai ban keras. Namun, melihat suhu trek yang tak terlalu tinggi, juara dua kali MotoGP itu akhirnya memilih menggunakan ban medium.

Hasilnya sesuai harapan, Lorenzo sukses meraih kemenangan kelimanya sepanjang musim ini. Bahkan, pebalap asal Spanyol itu unggul 10 detik dari The Doctor –julukan Rossi– yang finis di posisi tiga, setelah memilih ban keras dalam race ke-11 MotoGP 2015 itu.

“Saya sempat ragu menggunakan ban medium karena temperatur sirkuit sempat naik. Namun pada akhirnya pemilihan ban medium merupakan keputusan yang tepat,” jelas Lorenzo  Selasa (18/8).

Sebaliknya Rossi, mengakui dirinya salah dalam pemilihan ban. Meski mampu memperpanjang catatan selalu meraih podium di MotoGP 2015, namun pebalap 36 tahun itu kini kehilangan posisi di puncak klasemen, setelah digeser Lorenzo.

“Start saya buruk. Bukan hanya itu, saya juga tidak menemukan ritme. Saya mengalami banyak masalah dengan motor. Saya berusaha maksimal, tapi tidak mampu tampil cepat,” ujar Rossi seperti dilansir Motorsport. “Saya tidak mendapatkan cengkeraman yang cukup di bagian depan dan belakang. Saya beruntung bisa mendapatkan podium, karena pebalap di belakang saya juga mengalami banyak masalah, mungkin lebih besar daripada saya.”

Rossi mengaku dirinya memilih menggunakan ban keras depan dan belakang saat balapan, sementara Lorenzo memilih ban medium. Pebalap asal Italia itu mengaku telah salah dalam pemilihan ban.

“Saya pikir saya tidak mendapatkan ban yang tepat. Saya menggunakan ban yang saya pikir cocok saat latihan bebas. Karena beberapa alasan, hari ini terasa beda,” tegas Rossi. “Kami melakukan sedikit modifikasi dengan motor, dan mungkin kami melakukan sejumlah kesalahan kecil. Saya pikir karena alasan itu, saya tidak cukup cepat.”

Ini bukan pertama kalinya Rossi salah memilih ban pada musim balapan tahun ini. Sebelumnya saat GP Amerika di Sirkuit Austin, pertengahan April lalu, Rossi juga sempat salah pilih ban. Saat itu Rossi menggunakan ban depan tipe hard, untuk mengatasi late breaking yang menjadi andalannya. Nyatanya, keputusan Rossi saat itu ternyata salah. Di akhir balapan, ia hanya bisa finis di peringkat ketiga di bawah Marc Marquez dan Andrea Dovizioso.