free html hit counter

Israel perberat hukuman pelempar batu ke mobil

BeritaBintang – Parlemen Israel mengesahkan rancangan undang-undang untuk memperberat hukuman bagi pelempar batu ke arah kendaraan.

Berdasarkan undang-undang baru, maka pelempar batu dapat diancam dengan hukuman penjara selama 20 tahun.

RUU disahkan melalui pemungutan suara yang didukung oleh 69 anggota, sedangkan 17 anggota parlemen menentang. Disebutkan RUU itu disusun setelah serangkaian protes rakyat Palestina di Jerusalem timur tahun lalu.

Mulai sekarang, negara tidak perlu membuktikan bahwa seorang pelempar batu berusaha merusak mobil atau mencederai orang-orang yang ada di dalamnya.

“Toleransi terhadap teroris berakhir hari ini. Seorang pelempar batu adalah teroris dan hanya hukuman sepadan yang dapat berfungsi sebagai pencegah dan hukuman adil,” kata Menteri Kehakiman, Ayelet Shaked, Selasa (21/07).

Seorang pelempar batu warga Palestina beraksi di hadapan aparat keamanan Israel Birzeit, Tepi Barat.

Namun sejumlah pihak menyebut hukuman itu terlalu berat.

“Mahkamah militer Israel mengambil keputusan dan melaksanakan hukuman yang tidak adil dan tidak sepadan dengan pelanggaran yang dibuat.

“Pelempar batu yang sekarang dihukum antara enam hingga satu setengah tahun, akan ditambah menjadi 10 dan 20 tahun,” kata Qadura Fares, pemimpin Klub Tahanan Palestina, organisasi yang mewakili tahanan Palestina di penjara-penjara Israel.

Pelamparan batu merupakan simbol Intifada Palestina pertama atau perlawanan Palestina melawan Israel pada akhir 1980-an dan awal 1990-an.