free html hit counter

ISIS Siap Serang Piala Eropa 2016

BeritaBintang –Dari semua negara Eropa, Prancis merupakan yang paling terancam dengan serangan teror dari kelompok militan ISIS. Fakta tersebut diungkap Kepala Intelijen Prancis (DGSI) Patrik Calvar kepada Parlemen Prancis. Padahal, Negeri Mode tengah melakukan persiapan jelang turnamen sepakbola Piala Eropa 2016.

“Jelas, Prancis paling terancam dan ISIS tengah merencanakan serangan baru. Akibat menderita kekalahan di medan perang, ISIS ingin membuat pengalihan dan membalas serangan udara koalisi,” tutur Calvar, seperti dimuat Taruhan Bola Online, Sabtu (21/5/2016).

Pria yang menjabat sebagai kepala DGSI selama empat tahun terakhir itu yakin 645 warga Prancis ikut berperang mendirikan khilafah di Timur Tengah bersama ISIS. Sekira sepertiga dari jumlah itu bersiap kembali ke Prancis, dan mereka bisa menjadi bahaya bagi keamanan nasional.

Kekhawatiran pria berusia 60 tahun itu semakin menjadi mengingat salah satu bom yang harusnya meledak pada teror Paris, 13 November 2016, di Stadion Stade de France, justru meledak di luar stadion yang tengah menggelar laga persahabatan antara Tim Nasional Prancis melawan Jerman.

Stadion yang menjadi markas Tim Ayam Jantan –julukan Prancis– itu akan menyelenggarakan sejumlah pertandingan kunci Piala Eropa 2016, termasuk laga final. Calvar sendiri cukup yakin pengamanan yang lebih ketat akan dilakukan selama turnamen berlangsung. Perdana Menteri Prancis Manuel Valls juga telah berjanji mengerahkan pasukan keamanan dengan maksimal.

Di saat bersamaan, harian Bild melaporkan FBI-nya Jerman menerbitkan laporan internal yang menyatakan ISIS tengah berencana menyerang taget empuk yang memiliki nilai simbolis. Laporan tersebut dengan tegas menunjukkan risiko keamanan yang akan dihadapi Euro 2016.