free html hit counter

Ini Empat Tipe Orang Indonesia dalam Membeli Mobil

BeritaBintang –    Konsumen pembeli mobil di Indonesia dikategorikan dalam empat tipe. Ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan PT Astra Daihatsu Motor (ADM) dengan sebuah lembaga marketing. Berdasarkan penelitian itu bisa diketahui bagaimana seorang konsumen menentukan mobil yang dipilih.

Direktur Marketing ADM Amelia Tjandra menjelaskan, konsumen automotif dibagi dalam dua garis sumbu. Sumbu pertama adalah decision making dan satu lagi preference.

“Yang pertama ekspresionis. Artinya apa? Dia mengambil keputusan sendiri. Decision making sendiri. Preference-nya: ‘Saya mau menunjukkan jati diri’. Dia orang yang: ‘Inilah saya, saya mau mobil yang ini’. Di Indonesia, tipe ini yang paling banyak. Ini orang-orang kaya biasanya,” jelas dia.

Setelah itu, lanjut Amel, ada tipe analis. “Mengambil keputusannya terpengaruh oleh orang. Dia dengar, baca, dan membandingkan. Cari referensi dulu dan baca di forum. Dan, dia ingin menunjukkan jati diri juga. Itu analis. Konsumen dengan tipe ini memiliki sifat lebih teliti dalam memilih mobil. Segala referensi akan dipelajari untuk menentukan pilihan,” terang dia.

Tipe lainnya, sambung Amel, adalah follower. “Dia lihat dari orang, preference-nya practical. ‘Ya orang lain pakai, saya ikut deh’. Ini orang-orang follower,” tambah dia.

Berikutnya adalah tipe realistis. Umumnya, konsumen seperti ini lebih melihat kemampuan atau budget yang dimiliki.

“Mengambil keputusannya sendiri, juga practical. Orang-orang yang: ‘Saya punya duit Rp95 juta, beli Ayla sajalah’. Orang-orang yang sangat mengerti produk dengan uang. Ini orang-orang follower,” ungkap dia.

Berdasarkan penelitian, tipe ekspresionis merupakan yang paling banyak di Indonesia. Namun untuk Daihatsu sendiri, karakter konsumen yang paling dominan adalah analis. Konsumen Daihatsu yang bertipe analis paling dominan yakni 39 persen, disusul ekspresionis 31 persen.

“Setiap tahun kami survei. Paling banyak analis, bahkan tambah banyak dan banyak lagi. Tipe pembeli seperti ini karakternya harus dikuatkan,” pungkas dia.