free html hit counter

Berita Bintang – Indro Warkop: Saya Hidup untuk Berkarya

Berita BintangIndro Warkop: Saya Hidup untuk Berkarya

Kesedihan selalu menyelubungi Indrodjojo Kusumonegoro alias Indro Warkop setiap kali ia merilis karya baru. Mafhum, Indro yang dibesarkan grup lawak Warkop DKI itu, kini tinggal sendiri, setelah ditinggal Dono dan Kasino.

Pada masanya, Warkop DKI merupakan sebuah grup lawak terpopuler dan terlaris di Indonesia. Puluhan film telah dibintangi Indro bersama kedua rekannya tersebut. Mereka bahkan mengusung tagline andalan berbunyi, “Tertawalah sebelum tertawa itu dilarang.”

Pada tahun ini, aktor dan komedian 60 tahun itu berkesempatan merilis film baru, Gila Lu Ndro. Lelaki berkepala plontos itu mengklaim, dia mendedikasikan hidupnya untuk berkarya.

[ Baca Juga Berita Bintang : ” Festival Jatiluwih Padukan seni Tradisional dan Modern ” ]

“Saya seniman. Tapi saya harus mengakui, saya itu seniman yang biasa-biasa saja. Hanya saja, Tuhan masih memberikan saya kesempatan untuk eksis. Namanya seniman, ya saya akan terus berkarya. Nafas saya adalah karya,” ucapnya saat ditemui Bintang Bola di Jakarta Selatan, Sabtu (8/9/2018).

Meski kini berkarya tanpa didampingi dua sahabatnya, namun Indro yakin, Dono dan Kasino pasti akan selalu bangga kepadanya. Ia bahkan tak peduli jika karya-karya terbarunya itu tidak mendapatkan banyak penonton seperti dulu dia memulai karier bersama Warkop DKI.

“Yang saya tahu, harus tetap berkarya. Seperti saya bilang tadi, karya itu nafas saya. Jadi ya hanya berkarya, berkarya, dan berkarya. Kerja, kerja, dan kerja. Itu saja,” ungkap lelaki kelahiran Purbalingga, Jawa Tengah itu.

Semangat berkarya Indro ‘Warkop’ ini bisa dijadikan contoh baik bagi seniman-seniman muda Indonesia. Di usia yang tak lagi seproduktif dahulu, Indro selalu menyediakan waktunya untuk memajukan dunia seni Tanah Air.*