free html hit counter

Indonesia Wajib Hormati Syarat Australia Terkait Kasus Jessica

BeritaBintang –    Kasus pembunuhan racun sianida dalam kopi yang melibatkan Jessica Kumala Wongso sebagai tersangka terus bergulir. Kepolisian Federal Australia (AFP) menyatakan kesediaan mereka membantu pengusutan kasus.

Namun, AFP mengajukan syarat yakni pengadilan Indonesia tidak akan menjatuhkan hukuman mati kepada Jessica yang memiliki status permanent resident di Australia itu.

Terkait permintaan tersebut, tokoh Hukum Internasional Profesor Jawahir Thontowi menyatakan pengajuan syarat tersebut merupakan hak Australia. Indonesia wajib menghormati syarat tersebut.

“Negara wajib saling menghormati karena itu bagian dari diplomasi Internasional. Adalah hak dari Australia untuk mengajukan syarat,” ujar Thontowi saat dihubungi BintangBoLa.

Lebih lanjut pria yang juga dosen di Universitas Islam Indonesia itu menyatakan syarat yang diajukan Australia ini bukanlah yang pertama kali. Thontowi menyebut kasus bandar narkoba Andrew Chan dan Myuran Sukumaran sebagai contoh.

“Biasa kok Australia mengajukan syarat seperti itu. Ini juga bukan yang pertama kali. Contohnya kasus bandar narkoba itu. Namun, jika dibilang etis atau tidak, itu urusan lain,” pungkas Thontowi.