free html hit counter

HARI MERDEKA: Kilas Sejarah Antara Anyer-Panarukan

BeritaBintangHARI MERDEKA: Kilas Sejarah Antara Anyer-Panarukan

MEMBENTANG dari Anyer hingga Panarukan, Jalan Raya Pos jadi saksi bisu kekejaman dan betapa kerasnya pemerintahan Belanda kala itu. Dari ujung barat sampai ujung timur Pulau Jawa, ribuan nyawa melayang terkorbankan demi sebuah fasilitas, jalan.

Seorang bertangan besi jadi dalang di balik bentangan jalan tersebut. Herman Willem Daendels, berkali-kali sudah kita eja, hafal dan ingat nama ini sewaktu duduk di bangku Judi Online.

Ia adalah seorang gubernur jenderal Hindia Belanda yang pernah berkuasa selama tiga tahun lamanya, mulai 1808 hingga 1811. Singkat memang, tapi dalam kurun waktu sesingkat itu, ia berhasil membentangkan jalan sejauh 1.000 kilometer jauhnya bersama 12 ribu nyawa di dalamnya.

{ Baca Juga, ” WADUH! Ini Video saat Lorenzo dan Marquez Hampir Bertabrakan di MotoGP Austria 2017 ” }

Jalan Raya Pos atau yang lebih akrab dengan nama Jalan Anyer-Panarukan disebut-sebut sebagai kasus genosida, sebab sebanyak 12ribu nyawa pekerja hilang saat membangun jalan yang sekarang masih sangat digunakan.

HARI MERDEKA: Kilas Sejarah Antara Anyer-Panarukan

Pada awalnya, Jalan Raya Pos digunakan untuk penghubung dari proses pengiriman surat-surat antara daerah-daerah yang dikuasai oleh Daendels di Pulau Jawa. Sebelum Jalan Raya Pos dibangun, sebenarnya Daendels hanya butuh akses jalan dari Anyer ke Batavia (Jakarta), namun diperluas pengerjaannya karena pada saat itu Daendels merasa perlu memperpanjang bentangan jalan ke arah timur, karena ujung timur sangat berpotensial sumber daya alamnya.

Jalan Raya Pos pun akhirnya merangsang dibangunnya jalan-jalan utama yang sekarang ada di Pulau Jawa dan masih digunakan. Berawal dari sebuah penderitaan dan paksaan, namun semua kesakitan itu dibayar dengan manfaat jalan yang berguna bagi generasi yang diturunkannya.

Jalur Cadas Pangeran yang berada di Sumedang salah satu contohnya yang merupakan bagian dari Jalan Pos, kemudian juga ada kawasan puncak, dan jalur di pesisir utara Jawa Tengah.

Jika Anda melewati Jalan Raya Pos maka ada beberapa destinasi wisata yang dapat dikunjungi yaitu mulai dari mercusuar Anyer yang jadi titik nol kilometer, terletak di Desa Tambang Ayam, Kecamatan Anyer, Serang, Banten, yang juga jadi tanda titik awal pembangunan Jalan Anyer-Panarukan, ada juga Pantai Anyer, Pantai Pasir Putih Bandulu, Tugu titik nol Bandung, Pantai Randusanga Brebes, dan masih banyak lainnya yang tidak kalah indah.