free html hit counter

Hadirkan Penari Seksi, Polisi Tutup Kolam Renang

BeritaBintang –   Imbas adanya penari seksi berlenggak-lenggok diatas panggung yang ada pada sekitar kolam renang di Desa Jaddih, Kecamatan Socah, Madura, Jawa Timur ini membuat kepolisian setempat menutup sementara tempat wisata tersebut.

Kabag Ops Polres Bangkalan, Kompol Pratolo, menyatakan pihaknya sudah menutup sementara wisata kolam renang yang ada pada kawasan perbukitan di Desa Jaddih, Kecamatan Socah, Rabu (24/2/2016).

“Penutupan sementara ini semata-mata demi menjaga stabilitas keamanan, sampai izin operasionalnya terbit,” terang Pratolo.

Menurut Pratolo, pengelola bisa membuka kembali tempat wisata tersebut setelah semua izinnya sudah dikantongi. Untuk saat ini izinny masih belum ada.

Sementara itu, pemilik kolam renang, Mustofa, mengaku tidak keberatan kolam renangnya ditutup petugas. Bahkan, dirinya akan menguras habis air yang ada di dalam kolam. “Supaya tidak ada aktivitas renang di kolam,” ujar Mustofa.

Seperti diketahui, para pengunjung kolam renang dikejutkan dengan adanya aksi sejumlah penari seksi di areal kolam renang pada Minggu 21 Februari 2016. Sebab, sebelumnya hal semacam itu tidak pernah dijumpai.

Padahal, pengunjung yang datang ke sana tidak hanya orang dewasa, tetapi juga banyak anak-anak. Kondisi itu memberikan contoh yang buruk bagi masyarakat.

Adanya penari seksi mendapat kecaman dari sejumlah ormas. Salah satunya Gerakan Pemuda (GP) Ansor Bangkalan. GP Ansor menuding hal semacam itu termasuk porno aksi. Lalu GP Ansor melayangkan surat protes keras pada Bupati Bangkalan, DPRD Bangkalan dan Kapolres Bangkalan, Selasa (23/2/2016) kemarin. Jika surat itu tidak direspon dalam 2 x 24 jam, GP Ansor bersama masyarakat mengancam akan melakukan tindakan.