free html hit counter

Gua di Myanmar Penuh Sejuta Cahaya dari Sang Buddha

BeritaBintang –   Gua Pindayana di Nyaungshwe, Myanmar merupakan gua dengan pemandangan kumpulan patung Buddha berkilauan yang sangat mempesona.

Gua ini merupakan gua yang jarang ditemui didunia dan memilki keunikan tersendiri yang tidak biasa bagi para wisatawan, dikutip dari Bioskopsemi  (22/1/2016).

Dalam tempat wisata ini terbagi menjadi tiga buah gua. Namun, sayangnya hanya satu gua yang terbuka untuk umum. Gua ini memiliki panjang sekitar seratus 150 meter dan di dalamnya travelers dapat menemukan ribuan patung Buddha dengan berbagai gaya dalam balutan emas yang berkilauan.

Patung ini dibuat abad 18 oleh Dinasti Konbaug. Sampai saat ini jumlah patung Buddha berlapis emas yang ditampilkan di gua ini sekira 9.000 buah, dengan gaya yang berbeda. Tidak hanya berlapis emas, travelers dapat menemukan patung-patung Buddha lain dengan balutan kayu jati, marmer, dan perunggu.

Ada beberapa dari bagian gua ini yang ukurannya sangat kecil, sehingga travelers perlu merangkak masuk apabila ingin masuk kedalamnya. Selain itu gua yang terletak dibawah gunung juga membuat kondisi gua menjadi sedikit lebih remang dan gelap, dalam hal ini usahakan sebelum masuk ada baiknya agar travelers membawa lilin atau lampu senter terlebih dulu, sehingga memudahkan travelers untuk mejelajahi keindahan emas sang Buddha di Gua Pindayana.

Berdasarkan ceritanya, dahulunya ditinggali oleh seekor laba-laba. Karena sifatnya yang jahat laba-laba ini lalu menculik putri yang sedang mandi di sekitaran gua.

Akhirnya putri tersebut diselamatkan oleh pangeran bernama Kummabyana. Dia menyelamatkan putri dengan gagah berani melalui anak panah busurnya.

Biaya masuk di gua ini cukup murah hanya sekira USD3 atau Rp35 ribu per orang. Dijamin tidak akan menyesal datang ke temapat yang satu ini selain dapat menikmati alam gua nya yang sejuk, travelers juga dimanjakan dengan cahaya patung Buddha yang luar biasa.