free html hit counter

GPNF MUI Buka-bukaan soal Dana Aksi 411 dan 212

BeritaBintangGPNF MUI Buka-bukaan soal Dana Aksi 411 dan 212

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) buka suara terkait pendanaan Aksi Damai 411 (4 November) dan 212 (2 Desember) tahun lalu. Usai diperiksa penyidik Bareskrim, Ketua GNPF MUI, Bachtiar Nasir mengatakan bahwa total dana yang terkumpul dari Yayasan Keadilan untuk Semua (Justice For All) sekitar Rp3 miliar.

[Baca Juga -“Lagi, Tanah Sumatera Utara Diguncang Gempa 4,3 SR“]

“Yang dari saya, cuma Rp3 miliar. Belum terpakai semua, kita rawat betul dana itu,” ungkap Bachtiar usai menjalani pemeriksaan di kantor sementara Bareskrim, Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Gambir, Jakarta Pusat.

Menurut Bachtiar, dana hasil penggalangan umat itu tergolong kecil. Apalagi jika dibandingkan dengan dana kampanye atau kegiatan politik lainnya. “Dibanding dana politik, (dana) untuk merawat massa sebanyak itu, terlalu kecil,” timpal Bachtiar.

Dana tersebut, lanjutnya, digunakan untuk kegiatan aksi 411 dan 212. Khususnya untuk keperluan konsumsi dan biaya operasional lainnya.