free html hit counter

GP Qatar di Mata Valentino Rossi

BeritaBintangDOHA – Bagi Valentino Rossi tahun ini menjadi musim ke-20 nya turun di Grand Prix (GP). Tapi menghadapi seri perdana GP Qatar, pembalap Italia itu menganggap seperti hari pertama sekolah.

Rossi menilai, dengan keadaan poin yang masih sama-sama dari nol, persaingan bakal terbuka untuk siapa pun. Bahkan jarak antar pembalap sangat dekat alias ketat.

“Balapan pertama selalu spesial, karena Anda merasa sedikit berbeda. Anda merasakan tekanan, adrenalin, seperti hari pertama di sekolah,” ucap Rossi.

“Dari tes, Anda sudah dapat memiliki beberapa ide apa yang akan terjadi di balapan akhir pekan, tapi ketika itu dalam situasi nyata bisa berbeda. Sepertinya semua pembalap sangat termotivasi, sepertinya akan sangat sulit. Banyak motor yang berbeda dan rider yang berbeda dalam kondisi sangat baik dan sangat, sangat dekat,” sambung Rossi.

Menginjak usia 36 tahun, Rossi menjadi pembalap tertua di MotoGP. Meski begitu, tahun lalu ia menjadi rival terdekat Marc Marquez dalam perburuan gelar juara dunia.

“Tahun pertama, pertempuran dengan Marc sangat menyenangkan. Jorge berada di depan tapi saya mampu mengalahkan Marc untuk tempat kedua. Tahun lalu, sayangnya Marc mengalahkan saya ketika kami berjuang untuk tempat pertama. Tapi itu sangat menyenangkan balapan, saya sangat menikmati. Saya sangat menyukainya,” lanjut Rossi.

“Tahun lalu itu cukup aneh, karena semua pembalap pabrikan tidak datang ke sini untuk tes, sehingga juga memiliki pembalap lain yang sangat kuat dalam lomba. Ada grup besar bersama-sama, dan saya berpikir bahwa ini adalah apa yang semua orang ingin lagi dari balapan Minggu nanti,” harapnya.