free html hit counter

GP Malaysia Terobosan Bagi Ericsson

BeritaBintangSEPANG – Pilar Sauber, Marcus Ericsson, menilai GP Malaysia sebagai suatu terobosan dalam kariernya di ajang Formula One (F1). Meski tidak mampu meraih hasil terbaik, Ericsson tetap melihat sisi positif dari performa yang penampilannya.

Sukses pada serie perdana F1 di Melbourne, Ericsson tidak mampu mengulanginya di Sepang. Posisinya di klasemen pun melorot empat peringkat menjadi urutan 12. Namun pembalap asal Swedia itu tidak khawatir dengan torehan hasil tersebut.

“Hasil race memang mengecewakan, tapi saya merasa sangat kuat. Saya pernah merasa berada di posisi 10 besar saat sesi latihan bebas di GP Malaysia. Saya merasa saya cukup kompetitif di sana. Ini merupakan suatu terobosan untuk saya,” kata Ericsson.

Driver 24 tahun itu yakin dirinya akan mampu menunjukkan potensi terbaiknya dalam balapan-balapan selanjutnya. Ia optimis dirinya akan mampu kembali merebut tempat di posisi 10 besar.

“Saya akan menjadi lebih kuat. Saya yakin saya bisa bersaing untuk posisi tujuh atau delapan. Kami punya kemampuan untuk melakukan itu,” jelasnya.

Demi mencapai targetnya, Ericsson tidak ingin mengulang kejadian yang dialaminya pada saat race di Sepang. Seperti yang diketahui, mantan pembalap Caterham itu gagal melanjutkan balapannya ketika jet darat miliknya tergelincir ke gravel di lap keempat.

“Kejadian itu sangat membuat frustasi. Tapi karena kejadian itu, saya jadi bisa belajar,” tutup Ericsson.