free html hit counter

Finis di Depan Lorenzo pada MotoGP Amerika Serikat, Iannone Dinilai Puas

BeritaBintangFinis di Depan Lorenzo pada MotoGP Amerika Serikat, Iannone Dinilai Puas

Pengamat MotoGP Carlo Pernat, menilai Andrea Iannone senang bukan kepalang dapat finis di posisi tujuh seri ketiga MotoGP 2017 yang berlangsung di Sirkuit Austin, Amerika Serikat. Dalam pandangan Pernat, hal yang membuat Maniac Joe –sapaan akrab Iannone– senang karena ia berhasil finis di atas rider utama Ducati, Jorge Lorenzo.

Pada balapan tersebut, X-Fuera –julukan Lorenzo– hanya menyelesaikan balapan di posisi sembilan. Sekadar diketahui, kepastian Lorenzo gabung Ducati pada pertengahan 2016 membuat Iannone terpental dari posisinya.

Saat itu Iannone harus rela statusnya sebagai pembalap Ducati digantikan Lorenzo. Alhasil, Iannone dipaksa hengkang dan memutuskan membela Suzuki per MotoGP 2017.

Di awal MotoGP 2017, Iannone sebenarnya tampil mengesankan. Pada race pertama yang berlangsung di Sirkuit Losail, rider berpaspor Italia itu sempat menduduki posisi dua. Namun nahas, ia terjatuh ketika balapan memasuki setengah jalan.

[ Baca Juga : ” Karakter Utama Detective Conan Dikabarkan Tewas di Film Terbaru ” ]

Pada race selanjutnya yang berlangsung di Argentina, Iannone finis di posisi buncit atau 16. Namun, hal itu karena Iannone mendapat hukuman penalti setelah melakukan jump start di awal balapan.

Sementara itu barulah Iannone menunjukkan kelasnya di Amerika Serikat dengan finis di posisi tujuh. Bagaimana dengan Lorenzo? Dari tiga race awal, Lorenzo finis di posisi 11 GP Qatar, gagal finis di Argentina dan hanya menempati posisi 9 di Amerika Serikat. Dengan finis di atas Lorenzo, Iannone dapat membuktikan kepada manajemen Ducati bahwa ia adalah pembalap kompetitif.

“Iannone mendapat performa positif. Ia memang layak finis di posisi itu (tujuh). Mungkin, finis di atas Lorenzo merupakan sebuah kebanggaan baginya,” kata Pernat mengutip dari AGEN BOLA, Kamis (27/4/2017).