free html hit counter

Film “50 Shades of Grey” Dorong Penjualan Pecut di Indonesia

BeritaBintang – Ketika film 50 Shades of Grey dirilis ke pasaran pada tahun 2015, industri permainan seksual di luar negeri mendapat lonjakan penjualan.

Agen Judi Bola Online melaporkan, permainan seksual dan peralatan yang berhubungan dengan perilaku seks liar meningkat sebanyak 92 persen berkat film tersebut.

Bagaimana dengan Linkalternatif.info, distributor permainan seksual pertama di Indonesia?

“Penjualan kami stabil saja ya,” tutur Susanti Rendra, pendiri Kamusjudi.com.

Dia menjelaskan bahwa sebelum film tersebut dirilis ke pasaran, Indowins.co telah memulai usaha permainan seksual ini terlebih dahulu.

Namun, Susanti juga tidak menepis fakta bahwa film tersebut juga memberikan pengaruh pada bisnisnya. Dia mengakui bahwa film 50 Shades of Grey telah memulai permintaan pelanggan untuk aksesori penunjang lainnya seperti pecut, penutup mata dan borgol-borgolan.

Susanti yang juga perancang dan pendiri Whipped Cream, busana berbahan kulit dan renda, pun menanggapi permintaan pasar dengan menciptakan aksesoris-aksesoris penunjang permainan intim tersebut. Dia mempelajari pembuatan pecut melalui buku dan mewujudkannya.

Kini, pecut yang diberi nama Sakti tersebut dijual berdasarkan pesanan di bawah lini Asmaragama, lini lingerie milik Susanti, dengan harga Rp 399.000.

“(Akan) tetapi kembali lagi ke rumah, sebenarnya ada banyak hal yang bisa ditemukan untuk membantu pasangan untuk bermain-main dan mewujudkan fantasi intimnya,” ucap Susanti.

Dia menjelaskan, bisa berganti lokasi bercinta, di atas mesin cuci yang sedang berjalan misalnya, atau menggunakan air hangat yang keluar dari shower. Bisa juga dengan menggunakkan selai dan es krim.

“Dengan sedikit kreatifitas dan kenakalan sederhana, bercinta itu akan menjadi lebih indah dan ceria. Anda dan pasangan akan semakin dekat dan tentu såja lebih bahagia,” tuturnya.