free html hit counter

FIA Pertimbangkan Balapan Khusus Wanita

BeritaBintangPARIS – Salah satu pengurus Federasi Balap Internasional (FIA), Michele Mouton menyatakan akan mempertimbangkan ide bos F1, Bernie Ecclestone untuk menggelar Grand Prix (GP) khusus wanita. Sayang, ide ini sebelumnya sempat ditentang beberapa pembalap wanita.

Mouton sendiri adalah mantan pembalap World Rally Championship (WRC) di era 1980-an. Menurut wanita 63 tahun yang sukses meraih runner up WRC tahun 1982 itu, ide Ecclestone patut dipertimbangkan dulu.

Test driver Williams, Susie Wolff, sebelumnya sempat mengatakan kalau ide Ecclestone itu bukanlah cara yang tepat untuk menyegarkan atau menaikkan lagi pamor F1. Ironisnya, istri dari bos Mercedes, Toto Wolff itu jelas ada di urutan terdepan calon pembalap yang hadir di grid andai wacana tersebut benar-benar terlaksana nantinya.

Serupa dengan Wolff, pembalap F3, Tatiana Calderon pun ikut-ikutan kontra dengan ide Ecclestone. Lewat akun Twitter pribadinya, Calderon menyatakan bahwa para pembalap wanita sanggup berkompetisi dengan pembalap pria, sehingga ide GP khusus wanita ini dirasa tidak perlu.

Meski begitu, Mouton berpendapat kalau para pembalap wanita dan publik jangan skeptis dulu dengan ide Ecclestone tersebut, “Ide menggelar kompetisi yang diikuti oleh seluruh pembalap wanita bukanlah sesuatu yang harus kami kesampingkan sebelum dilakukan penelitian lebih lanjut. Kami bakal mempertimbangkan ide ini,” ujar wanita yang bekerja untuk komisi Women & Motor Sport di FIA.

“Dari pengalaman saya sebagai kompetitor, saya sangat percaya bahwa wanita ingin bersaing pada level yang sama dengan pembalap pria. Mereka telah membuktikan bahwa hal itu mungkin dilakukan, namun faktanya hanya beberapa pembalap wanita yang tampak menonjol,” katanya.

Disisi lain, development driver tim Lotus, Carmen Jorda, justru menyambut baik wacana ini, “Mari kita kesampingkan gengsi, berpikiran terbuka, dan bersikap realistis. Lihat sepakbola atau tenis, ada kompetisi khusus wanita. Saya sangat pro dengan ide Bernie (Ecclestone). Saya adalah orang pertama yang ada di grid nanti, andai GP khusus wanita benar-benar terlaksana,” tambah pembalap yang tahun lalu berkontes di GP3.