free html hit counter

Dr OZ Ryan Thamrin Meninggal karena Kanker Otak, Apa Saja Gejalanya?

BeritaBintangDr OZ Ryan Thamrin Meninggal karena Kanker Otak, Apa Saja Gejalanya?

BENJOLAN di bagian kepala dapat dicurigai sebagi tumor atau gejala kanker. Pasiennya akan mengalami tanda-tanda yang tak membuatnya nyaman melakukan sesuatu.

Akibat benjolan di kepala, seseorang bisa mengalami tubuh yang lemah, kejang dan gangguan saraf di bagian otak. Mungkin gejala ini pernah dialami dr Ryan Thamrin yang dikabarkan meninggal hari ini.

{ Baca Juga, ” Jelang GP Republik Ceko 2017, Lorenzo Nyaman dengan Tunggangannya ” }

Anda harus mengenali gejala awal tumor yabg membentuk benjolan tersebut. Berikut ulasannya yang dilansir Judi Online, Minggu (6/8/2017).

Kejang

Terlepas dari jenis tumor di bagian otak, pasiennya dapat mengalami kejang. Ini merupakan salah satu tanda awal dari gangguan tumor otak. Biasanya gejala ini tak dapat dikendalikan. Dampaknya bisa membuat anggota tubuh terbawa kejang, karena pengaruh saraf.

Canggung

Pasien tumor otak juga tampak canggung saat beraktivitas. Mereka akan mengalami kehilangan keseimbangan. Belum lagi ada masalah ekspresi wajah yang tampak linglung. Penyerta dari gejala ini pasien tampak lemah dan tak bergairah untuk beraktivitas.

Mati rasa

Pasien tumor otak dapat mengalami mati rasa di beberapa bagian tubuhnya. Hal ini disebabkan karena terjadinya gangguan saraf otak. Bagian ini hampir terhubung di seluruh bagian tubuh, sehingga mengurangi ruang gerak pasien.

Hilang ingatan

Masalah dengan tumor otak juga membuat pasien mengalami hilang ingatan. Ada transformasi radikal bebas di bagian otak yang membuat fungsinya berkurang. Akibatnya, pasien bisa mengalami gangguan perilaku dan mudah lupa dengan hal yang pernah dia temui.

Mual

Gejala lain dari penyakit tumor otak yaitu mual. Perut akan mengalami rasa sakit dan mual yang tak kunjung berhenti. Gejala ini tak membuat pasien nyaman beraktivitas seperti biasanya.

Penglihatan ganda

Pasien tumor otak atau penderita benjolan ini juga aka mengalami penglihatan ganda. Gejala ini sudah umun terjadi tapi tak disadari oleh pasien.

Tak ada rasa sakit kepala

Aneh tapi fakta, penderita tumor otak tak pernah mengalami sakit kepala. Karena itu, penyakit ini dikatakan silent killer, pasien tak mengeluh sakit kepala tapi tiba-tiba drop dan koma. Bila tak segera diatasi dapat menimbulkan kematian.

Biasanya kelainan tumor terjadi akibat riwayat genetik atau gaya hidup. Mayoritas penyakit ini dialami oleh orang dewasa usia produktif.

Awalnya, tumor sangat jinak sifatnya. Tapi kalau dibiarkan terlalu lama, alih-alih menjadi ganas hingga berujung kanker.