free html hit counter

DPR Minta Pemerintah Kaji Ulang Kenaikan Biaya Urus STNK & BPKB

BeritaBintangDPR Minta Pemerintah Kaji Ulang Kenaikan Biaya Urus STNK & BPKB

Anggota Komisi III Sufmi Dasco Ahmad meminta pemerintah mengkaji ulang kebijakan menaikkan secara sepihak biaya pengurusan surat tanda nomor kendaraan (STNK) dan buku pemilik kendaraan bermotor (BPKB) yang mencapai dua hingga tiga kali lipat.

Dasco pun menyarankan pemerintah bila memang ingin menaikkan biaya pengurusan STNK dan BPKB hanya fokus kepada mobil yang berlaku untuk kalangan menengah ke atas.

“Sebaiknya menurut saya dikaji ulang. Kalau mau dinaikkan itu mungkin mobil menengah ke atas, itu lebih mahal‎, yang kendaraan umum kalau bisa naiknya sedikit, gitu saja,” ujar Dasco saat dihubungi, Selasa (3/1/2017).

[Baca Juga -“Penasihat Trump Sebut Rusia Terlibat Peretasan di AS“]

Politikus Partai Gerindra itu melanjutkan, kebijakan kenaikan biaya pengurusan STNK dan BPKB harus disesuaikan dengan tujuannya yakni menaikkan target penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

DPR, lanjut Dasco, mendukung bila memang tujuannya baik. Namun, ia menyayangkan bila hal ini tak disosialisasikan terlebih dahulu kepada masyarakat.

“Kalau target penerimaan bukan pajaknya kita dukung, karena itu untuk kepentingan bersama, tetapi ya mungkin disimulasi, mana yang naiknya harus sedikit, agak banyak dan banyak, kan gitu. Mungkin dikualifikasi dengan kendaraan, agak mewah dengan mewah, beda dong dengan roda dua,” bebernya.