free html hit counter

Dolar AS Semakin Menguat, Bagaimana Nasib Rupiah Hari Ini?

BeritaBintang –  Dolar AS Semakin Menguat, Bagaimana Nasib Rupiah Hari Ini?

Kurs dolar AS diperdagangkan menguat terhadap mata uang utama lainnya pada Senin (Selasa pagi WIB), karena investor mempertimbanhgkan sejumlah laporan ekonomi positif dari negara tersebut.

Aktivitas ekonomi AS di sektor manufaktur meningkat pada September, dan keseluruhan ekonomi tumbuh untuk bulan ke 100 berturut-turut, menurut laporan terbaru yang dikeluarkan oleh Institute for Supply Management (ISM).

Indeks manufaktur, yang juga dikenal sebagai indeks pembelian manajer (PMI), tercatat 60,8 pada September, meningkat dua persen dari angka Agustus dan mengalahkan konsensus pasar di 58,0, kata ISM.

Belanja konstruksi AS berbalik naik atau “rebound” pada Agustus, setelah dua bulan mengalami penurunan. Departemen Perdagangan mengatakan pada Senin (2/10) bahwa pengeluaran konstruksi mencapai USD1,22 triliun, 0,5% di atas perkiraan Juli yang direvisi, dan 2,5% di atas angka Agustus tahun lalu.

[Baca Juga -“Hari Kesaktian Pancasila, Mari Melihat Kembali Perubahan Lambang Garuda Pancasila“]

Sementara itu, Indeks Pembelian Manajer (PMI) Manufaktur AS akhir yang disesuaikan secara musiman dari IHS Markit datang di 53,1 pada September, sedikit meningkat dari angka sementara 53,0 dan naik dari 52,8 pada Agustus.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, meningkat 0,49% menjadi 93,531 pada akhir perdagangan. Poker Online.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun ke USD1,1744 dari USD1,1809 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris merosot ke USD1,3285 dari USD1,3393 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7835 dari USD0,7841.

Dolar AS dikutip pada 112,65 yen Jepang, lebih tinggi dari 112,48 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS meningkat menjadi 0,9746 franc Swiss dari 0,9688 franc Swiss, dan bergerak naik ke 1,2500 dolar Kanada dari 1,2475 dolar Kanada.