free html hit counter

Dituding Lakukan Rasialisme, Justin Bieber Tersandung Masalah Hukum

Berita BintangDituding Lakukan Rasialisme, Justin Bieber Tersandung Masalah Hukum

Justin Bieber lagi-lagi berurusan dengan hukum setelah kasus lamanya diungkit kembali. Belum lama ini, pelantun “What Do You Mean?” tersebut dituding melakukan rasialisme kepada seorang pria di jalanan Cleveland, Ohio, pada tahun 2016 silam.

Insiden tersebut terjadi setelah Justin menyaksikan pertandingan final NBA antara Cleveland Cavaliers dan Golden State Warriors. Usai menonton, musisi asal Kanada tersebut kedapatan bertengkar dengan seorang pria di depan hotelnya. Justin juga disebut-sebut melontarkan makian bernada rasial kala itu.

Rasialisme sendiri adalah suatu penekanan pada ras atau pertimbangan rasial. Dalam ideologi separatis rasial, istilah ini digunakan untuk menekankan perbedaan sosial dan budaya antar ras. Istilah ini dapat juga digunakan sebagai sinonim rasisme.

Dilansir Poker Online, pada Jumat (8/6), penyanyi berusia 24 tahun ini dilaporkan sempat terlibat perkelahian sengit dengan pria tersebut. Justin dan pria yang diketahui bernama Tobias Cannon ini berkelahi di pusat kota Cleveland.

Dalam video yang beredar, Justin terlihat sempat beradu pukul dengan Tobias. Bahkan pelantun “Sorry” tersebut sampai tersungkur ke lantai. Tak lama setelahnya, seorang perempuan muncul dan menengahi pertengkaran keduanya.

[ Baca Juga – ” Kendall Jenner Tertangkap Kamera Ciuman dengan Anwar Hadid, Adiknya Gigi Hadid ” ]

Setelah dua tahun berlalu, Tobias akhirnya mengajukan gugatan. Tobias mengaku bahwa awalnya dia tidak berniat melaporkan insiden tersebut pada pihak berwajib, namun ia mengklaim bahwa Justin tidak dapat diajak kerja sama.

Menurutnya, kala itu bintang pop tersebut mendadak marah saat tahu fotonya diambil secara diam-diam. Justin pun meminta agar foto tersebut dihapus. Saat itulah, sang musisi melontarkan kata-kata kasar, termasuk rasialisme di hadapan banyak orang.

Dalam gugatannya, Tobias menuntut Justin dan meminta kompensasi atas cedera mental serta emosional yang dialaminya saat dihina oleh sang musisi. Namun Tobias tidak menyebutkan secara spesifik makian apa yang dilontarkan Justin padanya.

Selain itu, ia menyebut bahwa serangan fisik yang dilakukan Justin juga melukainya, meski Justin sendiri sempat tersungkur. Tobias mengklaim bahwa dia menderita luka di bagian kepala, leher dan punggung. Ia juga mengaku sempat kehilangan kesadaran setelah peristiwa itu, hingga harus segera dilarikan ke rumah sakit akibat pukulan Justin.

Sementara itu, hingga kini perwakilan Justin belum memberikan komentar apapun terkait tudingan ini. Meski demikian, ini memang bukanlah masalah hukum pertama bagi Justin.

Pelantun “Purpose” tersebut diketahui ditangkap polisi lebih dari sekali karena menyetir dalam keadaan mabuk. Bahkan dalam kasus lain, seorang polisi terpaksa harus terlibat dalam pertengkaran Justin dengan beberapa pihak, termasuk sopirnya sendiri serta paparazi.