free html hit counter

Dilelang, Sepatu dari Film Back to The Future II Laku Terjual Rp1,3 Miliar

Berita BintangDilelang, Sepatu dari Film Back to The Future II Laku Terjual Rp1,3 Miliar

Siapa sih yang tak kenal dengan film Back to The Future? Ya, film bertema time traveller yang populer pada tahun 1980-an hingga 1990-an tersebut memang sangat melekat di hati para penggemarnya.

Salah satu hal yang paling ikonik dari film tersebut adalah penggunaan mobil DeLorean DMC-12, yang merupakan kendaraan ciptaan perusahaan asal Texas pada 1980-an. Mobil yang diproduksi dalam jumlah terbatas tersebut merupakan kendaran bertampang futuristik di zamannya.

Selain itu, ada dua barang lagi yang paling ikonik, terutama di film Back to The Future II. Satu adalah papan melayang berwarna pink dan sebuah sepatu futuristik Nike, yang dipakai Marty McFly, yang diperankan oleh Michael J. Fox.

Salah satu barang asli yang tampil dari film tersebut, yakni sepatu futuristik Nike memasuki situs lelang beberapa waktu lalu. Para penggemar pun menggila dan berniat untuk memiliki sepatu tersebut, meski dalam harga yang mahal.

Seperti yang di bayangkan, sepatu ini berhasil terjual dengan harga yang cukup fantastis. Bintang Bola pada Rabu (4/6/2018) melaporkan bahwa sepatu ini berhasil terjual dengan harga USD92,100 atau sekira Rp1,32 miliar.

Diketahui, di awal film tersebut, Marty harus pergi ke masa depan, tepatnya pada 2015 untuk menyelesaikan sebuah masalah. Pada saat datang di masa depan, dia terlihat memasangkan sebuah sepatu Nike berwarna abu-abu dengan teknologi ‘power lace’

Meski terlihat seperti sepatu biasa, namun Marty dikejutkan dengan fungsi yang sangat futuristik dari sepatu tersebut. Hal ini dikarenakan sang sepatu secara otomatis mengikat tali sesaat dia memasukkan kakinya ke dalam sepatu tersebut.

[ Baca Juga – ” Film Sonic Digarap Serius, Jim Carrey Isi Suara Robotnik ” ]

Ternyata, sepatu serupa juga pernah dilelang oleh sebuah badan kemanusiaan pada 2011. Sepatu yang tidak memiliki kemampuan ‘power lace’ tersebut berhasil terjual sebanyak 1.500 pasang, dan hasil penjualan dari sepatu tersebut disumbangkan ke badan amal. Tidak diketahui seberapa besar penjualan dari sepatu tersebut.

Di sisi lain, Nike pada 2013 silam sudah mencoba untuk mengadopsi teknologi tersebut ke sepatu mereka. Meski mereka berhasil mengaplikasikan teknologi tersebut, namun mereka belum mau memproduksi massal sepatu tersebut hingga saat ini.