free html hit counter

Diduga Sakit Asma, Suanta Ditemukan Membusuk Tanpa Pakaian

BeritaBintang – Karyawan Yayasan Bali Peduli, I Wayan Suanta ditemukan tergeletak membusuk di halaman samping dalam keadaan terlentang, hanya menggunakan celana dalam warna hitam dan handuk berwarna biru putih, kondisi mayat dalam keadaan bengkak berwarna biru kehitaman, Jumat (11/3/2016), di Jalan Banteng, Denpasar sekitar pukul 09.30 Wita.

Berdasarkan keterangan anggota Kepolisian Denpasar Timur yang enggan disebutkan namanya, saat jenazah ditemukan, ada sejumlah barang bukti berada di dekat korban, diantaranya ada sepeda motor korban Honda merek Verza dengan nomor polisi DK 6905 BD, Mobil Chevrolet bernomor polisi DK 1507 KFQ, satu buah handpone, satu buah tabung oksigen ukuran kecil, dan beberapa obat lainnya.

“Ada beberapa saksi yang memanggil korban dari pintu luar. Namun saat diteriaki korban tidak menyahut. Korban memang tinggal di yayasan itu . Korban ditemukan hari ini sekitar pukul 09.30 Wita,” katanya.

Salah satu saksi, Aryo (34) menceritakan bahwa saat ia ingin masuk ke kantor Yayasan Bali Peduli, pagar dalam keadaan terkunci, selanjutnya saksi naik pagar dan masuk kemudian mencium bau busuk dan melihat korban ada di samping halaman dalam keadaan terlentang, dan langsung keluar pergi untuk mencari Kepala Lingkungan Banjar Kaliungu Kaja, Denpasar.

Sementara itu saksi I Nyoman Wijana (60) menjelaskan korban bekerja di Rumah Yayasan Peduli sebagai staf dan sempat dilihat oleh warga saat pengerupukan Nyepi korban sembahyang dan menonton ogoh–ogoh.

Saat melintasi yayasan itu pada hari ini sekitar pukul 05.00 wita, saksi melewati TKP mencium bau busuk yang dikira anjing mati.

“Korban meninggal dunia diperkirakan menderita sesak napas karena di TKP ditemukan obat sesak napas dan tabung oksigen. Saat ini mayat korban sudah ada di Rumah Sakit Sanglah,” ujarnya.

Adanya peristiwa tersebut dibenarkan oleh Kaposek Denpasar Timur, Kompol I Gede Redastra.

“Benar adanya peristiwa hal tersebut. Dalam jenazah korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan, dugaan sementara korban meninggal karena sakit asma,” pungkasnya.