free html hit counter

Demi Tingkatkan Turis Asing di Daerah Perbatasan, Wonderful Indonesia Gelar Konser Bareng Slank di Atambua

BeritaBintangDemi Tingkatkan Turis Asing di Daerah Perbatasan, Wonderful Indonesia Gelar Konser Bareng Slank di Atambua

DAERAH perbatasan seringkali menjadi daerah yang “terpinggirkan”. Banyak orang yang kurang memperhatikan masyarakat yang tinggal di daerah perbatasan, termasuk masyarakat Indonesia. Padahal, daerah perbatasan bisa membawa potensi yang besar bagi suatu negara.

Negara seperti Spanyol, Prancis, dan negara Eropa lainnya sudah sering memanfaatkan daerah crossborder atau perbatasan untuk menaikkan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) mereka. Menyadari potensi tersebut, pemerintah Kabupaten Belu berniat mengadakan pertunjukan yang melibatkan grup band Slank. Pertunjukan yang diadakan di Atambua ini dimaksudkan untuk menjaring wisawatan di daerah perbatasan antara Indonesia dengan Timor Leste.

Kepala Dinas Pariwisata Belu, Johanes Andes Prihatin mengatakan,  Slank akan tampil di Lapangan Umum Simpang Lima Atambua pada tanggal 22 September mendatang.

“Kami pastikan, upaya ini akan meningkatkan pariwisata di Belu atau Atambua di mata masyarakat Timor Leste. Saya pribadi yakin akan banyak warga Timor Leste yang akan menyeberang ke Atambua untuk menonton pertunjukan ini. Sebab, Slank termasuk grup band yang disukai oleh masyarakat Timor Leste,” ungkap Johanes seperti yang dikutip dari Judi Online, Jumat (8/9/2017).

{ Baca Juga, ” Valentino Rossi Kehilangan Banyak Poin karena Absen di 2 Seri MotoGP 2017, Marquez Prihatin ” }

Menteri Pariwisata, Arief Yahya menyambut baik pertunjukan ini. “Untuk menciptakan crowd memang perlu bahasa universal dan musik adalah salah satu jawabannya. Pertunjukan musik merupakan salah satu cara yang efektif dalam meningkatkan kunjungan wisman,” tutur Arief.

Menurut Menpar, kedatangan lebih banyak orang di setiap penyelenggaraan festival di area crossborder bisa membawa banyak dampak positif untuk masyarakat dan negara. Pelaku bisnis bisa merasa tertarik untuk menanamkan modalnya untuk usaha pariwisata di daerah perbatasan.

“Bagi pelaku bisnis, kegiatan ini merupakan suatu yang menarik. Mereka pasti akan langsung berhitung untuk membangun amenitas seperti hotel, resort, atau akomodasi lain bila melihat pertunjukan ini sukses. Tidak menutup kemungkinan mereka akan membuat atraksi seperti theme park, seni pertunjukan, dan lainnya. Hal itu bertujuan agar para tamu yang menginap di tempatnya akan bertahan lebih lama.

Bila daerah perbatasan sudah dilirik oleh pelaku bisnis, akan lebih banyak akses yang dibangun menuju daerah perbatasan. Termasuk bisnis transportasi dan pengiriman kargo. Dengan begitu daerah perbatasan tidak lagi sepi dan dianggap sebagai daerah pinggiran. Malah daerah perbatasan bisa menjadi daerah terdepan di Tanah Air.