free html hit counter

Data Ini Membuktikan Imam Penantang Ahok Seorang Auditor

BeritaBintang –   Juru Bicara Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Yudi Ramdan telah mengklarifikasi bahwa Imam Supriyadi, sang penantang Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), bukanlah seorang auditor di jajarannya.

Namun, saat dilakukan penelusuran di situs resmi BPK, ditemukan data atas nama Imam Supriyadi dengan NIP 195901071980031004 berada di unit kerja Auditorat V.B. Data tersebut terdapat dalam nota dinas nomor 614/ND/XII4/2011 terkait pemanggilan peserta diklat pemeriksaan kinerja anggota tim.

Nama Imam Supriyadi berada di urutan ke 21 dari 80 peserta yang ada. Pelaksanaan diklat itu sendiri memang sudah berlangsung pada 20 sampai 24 Juni 2011 di Pusdiklat BPK.

Ketika dikonfirmasi terkait data tersebut, Yudi mengakui bahwa Imam pernah ditempatkan di unit pemeriksaan atau auditorat.

“Yang bersangkutan pernah ditempatkan di unit pemeriksaan tetapi tidak ditugaskan memeriksa sebagai auditor karena kinerja kurang bagus,” ujar Yudi dalam pesan singkatnya, Sabtu (16/4/2016).

Karena itu, jajarannya menempatkan sang penantang Ahok itu di unit kerja lain. “Dan sekarang (Imam) ditempatkan sebagai staf di biro SDM,” tandasnya.

Imam Supriyadi memang sempat membuat heboh karena menantang duel Ahok melalui video yang diunggah ke Youtube. Dalam videonya, dia mengaku sebagai auditor di BPK. Dalam video berdurasi 5:51 menit yang diunggah di Youtube, Imam juga membeberkan sejumlah kasus yang membelit Ahok. Salah satunya saat masih menjabat Bupati Belitung Timur.

“Tantanglah saya Ahok. Anda (Ahok) membuat rancangan program yang tidak ada dalam APBD,” kata Imam dalam video tersebut.

Dia juga meminta Ahok untuk menghadapi dirinya dengan jantan. Bahkan Imam mengaku sudah memeriksa Ahok sejak tahun 2005. ” Hadapi saya Ahok, enggak usah menggunakan massa, tantang saya,” tegasnya.