free html hit counter

Berita Bintang – Daisy May, Model Disabilitas Cilik Pertama yang Tampil di New York Fashion Week

Berita Bintang Daisy May, Model Disabilitas Cilik Pertama yang Tampil di New York Fashion Week

Disabilitas secara fisik mungkin bagi sebagian orang jadi sebuah halangan untuk melakukan aktivitas, apalagi mewujudkan mimpi. Tapi disabilitas nampaknya bukan halangan untuk gadis berusia sembilan tahun ini.

Ialah Daisy May Demetre, gadis mungil berusia sembilan tahun yang begitu menginspirasi. Sebab, Daisy, akan menjadi model cilik disabilitas pertama yang akan ikut bagian menjadi model untuk tampil di salah satu pekan pagelaran busana paling bergengsi di dunia, New York Fashion Week bulan September ini.

Daisy yang terlahir di Birmingham ini, memiliki fibular hemimelia. Sebuah kondisi cacat lahir dengan sebagian atau seluruh tulang fibula hilang, yang mana termasuk dalam kondisi langka.

Ketika Daisy berusia 18 bulan, kedua orang tuanya. Alex dan Claire Demetre memilih untuk mengamputasi kedua kaki Daisy. Kanan di atas lutut dan kiri di bawah lutut, dengan harapan memberikan kualitas hidup yang lebih baik dengan kaki prosthetic.

Walau hidup dengan kondisi amputasi ganda, tapi Daisy membuktikan bahwa kondisi tersebut tidak jadi penghalang bagi dirinya untuk bisa beraktivitas dan berprestasi seperti anak-anak seusianya.

[ Baca Juga Berita Bintang : ” Setelah 11 Tahun, Amber Liu Putuskan Keluar dari SM Entertainment ” ]

Daisy diketahui merupakan seorang pesenam, sekaligus model untuk lini fesyen Boden, lini busana terbesar di Birmingham. Tak hanya itu, ia juga menjadi model untuk Nike dan perusahaan retailer Inggris, Matalan.

Pada 8 September 2019 mendatang, Daisy akan semakin mantap mengukuhkan karier modelingnya. Sebagaimana dikutip Bintangbola Agen Judi Bola, Minggu (1/9/2019) ia kan menjadi salah satu model runway di gelaran New York Fashion Week, berjalan untuk lini busana anak-anak Lulu et Gigi Couture.

Kehadiran Daisy sebagai salah satu model di pekan mode ternama ini. Disebutkan lebih lanjut setelah sang pendiri lini busana sekaligus kepala desainer Lulu et Gigi Couture, Eni Hegedus-Buiron, mendapati Daisy sebagai model saat di London.

“Saya malah ditanya apakah saya oke-oke saja menampilkan model amputasi di pagelaran busana brand ini. Sejujurnya saya kaget dapat pertanyaan tersebut, buat saya yang namanya anak-anak tetaplah anak-anak, sempurna dan cantik. Jadi tentu saja saya jawab, iya,” ungkap Eni.

Sementara itu di sisi lain, sang Ayah, Alex mengaku tentunya ia merasa bangga dengan prestasi yang dicapai oleh sang putri tercinta.

Dia berharap di masa mendatang, publik bisa melihat lebih banyak lagi model cilik dengan kondisi disabilitas seperti amputasi bisa berjalan di runway. “Disabilitas tidak menghentikan dirimu, yang pasti tidak menghentikan Daisy,” pungkas Alex. Bintangbola Agen Judi Bola