free html hit counter

Cak Imin Canangkan Nusantara Mengaji

BeritaBintang –Maraknya penggunaan narkoba dan perilaku lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) , semakin menambah berat pemimpin bangsa ini mewujudkan negara sejahtera yang masyarakatnya makmur lahir dan batin.

Berangkat dari pemikiran tersebut, mantan Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Abdul Muhaimin Iskandar menggagas gerakan Nusantara Mengaji yang diharapkan mampu mengusir segala balahi yang hinggap di negara tercinta ini.

Pria yang akrab disapa Cak Imin ini menjelaksan, gerakan Nusantara Mengaji merupakan upaya anak bangsa untuk bermunajat meminta pertolongan kepada Allah agar bangsa ini dijauhkan dari segala bala dan cobaan serta diberi kekuatan untuk mampu mengatasi seberat apa pun persoalan yang dihadapi Indonesia.

“Gerakan ini pun lepas dari warna-warni bendera partai. Siapa pun Anda, jika ingin menjauhkan bangsa ini dari balahi maka bergabunglah dalam gerakan ini bersama saya dan para hafidz, kiai, santri serta pencinta Alquran untuk bersama-sama membaca dan mengkhatamkan 300.0000 kali Alquran,” kata dia dalam keterangannya, Senin (11/4/2016).

Dia meminta semua rakyat Indonesia tak putus asa dan menyerah melihat kondisi bangsa yang semakin karut-marut. Masyarakat juga tidak boleh berpangku tangan membiarkan sejarah kelam mencoreng bangsa ini.

“Kita harus terus membenahi bersama-sama segala keruwetan, dan masalah bangsa ini dengan kerja keras, berikhtiar dan berjibaku mengerahkan segala daya upaya yang kita miliki. Lebih dari itu, sebagai anak bangsa, sudah sepatutnya kita bersama-sama mengangkat kedua belah tangan memanjatkan doa dan permohonan kepada Allah SWT untuk keselamatan, kesejahteraan, dan keberkahan seluruh bangsa Indonesia,” tuturnya.

Dia mengajak seluruh kaum Muslimin se-nusantara untuk bermunajat kepada Allah dengan cara mengkhatamkan Alquran 300.000 kali secara serentak dalam waktu bersamaan sehari-semalam dari mulai Sabang hingga Merauke. Kegiatan Nusantara Mengaji yang dilakukan serentak ini berada di bawah naungan Majelis Tahfiz dan Khataman Alquran (Matan).

“Saya mengajak seluruh umat Islam di Indonesia untuk turut serta bergabung dan berpartisipasi membaca dan mengkhatamkan Alquran 300.000 kali melalui kegiatan Nusantara Mengaji untuk keselamatan dan keberkahan bangsa Indonesia,” pungkasnya.