free html hit counter

Cabut dari Barcelona ke PSG, Neymar Jadi The Next Luis Figo

Berita Bintang, – Cabut dari Barcelona ke PSG, Neymar Jadi The Next Luis Figo

Neymar da Silva dipastikan berlabuh di Paris Saint-Germain (PSG) pada bursa transfer kali ini. Kepastian itu nyatanya membuat cules –sebutan untuk fans Barcelona– marah. Mereka kesal karena tenaga Neymar masih sangat dibutuhkan Barcelona untuk mengarungi musim 2017-2018.

Kepergian Neymar jelas menurunkan kualitas lini depan Blaugrana –julukan Barcelona. Dalam pola 4-3-3 racikan Ernesto Valverde, bisa dibilang hanya Luis Suarez dan Lionel Messi yang memiliki kualitas untuk rutin membobol gawang lawan.

Pemain depan lain semodel Gerard Deulofeu, Munir El Haddadi, Arda Turan hingga Paco Alcacer tak cukup konsisten menggelontorkan bola ke gawang kawan. Karena itulah, opsi terbaik bagi Barcelona adalah mendatangkan penyerang baru. Antoine Griezmann (Atletico Madrid) dan Ousmane Dembele (Borussia Dortmund) disebut-sebut sebagai target terdepan.

{ Baca juga, ” Zaza Pachulia ‘Kena Batunya’ di Game Kedua Final Wilayah Barat Kontra Warriors ” }

Kembali ke kemarahan Cules. Beberapa hari lalu, rumor kepergian Neymar ke PSG membuat mereka marah. Cules memasang pamlet di dekat Estadio Camp Nou bertuliskan: Dicari (Foto Neymar). Tentara Bayaran harus pergi, Barcelona hanya untuk klub yang mencintai jersey mereka.”

Selain itu, di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Barcelona yang memasang foto Neymar sebagai iklan pun telah menurunkan gambar tersebut. Bisa dibilang, Neymar saat ini sebagai public enemy number one NOVAPoker bagi publik Katalunya.

Hal itu berarti, Neymar mengikuti jejak Luis Figo saat meninggalkan Barcelona pada 2000. Figo lebih parah ketimbang Neymar, karena ia hengkang ke rival abadi Barcelona, Real Madrid.

Saat itu untuk mendatangkan Figo, Los Blancos –julukan Madrid– memecahkan rekor transfer dunia yang mencapai 51 juta pounds atau saat ini sekira Rp898 miliar. Bahkan suatu ketika saat Figo menyambangi markas Barcelona, winger berpaspor Portugal itu dilempari kepala hewan (berbahan plastik) oleh cules ketika ingin mengeksekusi sepak pojok.