free html hit counter

Bus Tingkat Buatan 1960 Ini Disulap Jadi Hotel Mewah

BeritaBintangLONDON – Tak ada barang lawas yang sia-sia asal kreatif mengolahnya. Hal ini dibuktikan dengan transformasi bus tingkat atau double decker London buatan 1960 menjadi hotel berkamar mewah.

Pasangan suami istri Susan Moiser (53) dan Philip (54) membeli bus Routemaster itu seharga 5.000 poundsterling atau sekira Rp87,8 juta. Mereka memodifikasinya menjadi kamar hotel yang mewah dengan menghabiskan dana 100 ribu pondsterling atau sekira Rp1,7 miliar.

Menurut Susan, bus itu memiliki catatan sejarah, yakni pernah digunakan untuk perayaan Piala Dunia pada 1966.

“Benar-benar menakjubkan. Mobil ini membawa banyak kegembiraan. Benar-benar berbeda sehingga orang tertarik tinggal di dalamnya. Bus ini dalam kondisi telantar ketika kami membelinya. Kami ingin mengubahnya menjadi semewah mungkin,” kata Susan seperti dikutip dari Link Alternatif SBOBET.

Susan mengungkapkan sebelumnya ia pernah melihat bus tipe yang sama digunakan untuk ruang kantor. Hal ini mendatangkan inspirasi untuk membeli dan mengubahnya menjadi kamar mewah.

Untuk mendesain bus itu, mereka menyewa jasa seorang desainer interior. Lantai bawah dan atas bus disulap menjadi kamar supermewah, lengkap dengan kamar mandi serta perabotan.

Bus Tingkat Buatan 1960 Ini Disulap Jadi Hotel Mewah

Bus Tingkat Buatan 1960 Ini Disulap Jadi Hotel Mewah

Meski demikian beberapa bagian bus bernama Trafalgar Square itu tetap dipertahankan keasliannya, seperti beberapa jok, setir, dan lampu-lampu. Hal ini untuk mempertahankan desainnya yang klasik.

Bus Tingkat Buatan 1960 Ini Disulap Jadi Hotel Mewah

Bus Tingkat Buatan 1960 Ini Disulap Jadi Hotel Mewah

Lantai bawah digunakan sebagai kamar mandi dengan bath tub, wastafel, kloset, dan perangkat kamar mandi lainnya. Di kamar mandi juga terdapat televisi layar datar. Sementara lantai atas merupakan kamar tidur yang lantai, dinding, dan atapnya dilapisi beludru merah.

Tentunya bus itu sudah tidak bisa berjalan lagi. Susan dan Philip memarkirnya dekat kompleks hotel mereka, South Causey Inn, dekat Beamish, Durham.

Para tamu yang menyewa hotel bus ini akan disambut dengan makanan pembuka dan minuman prosecco serta mendapat pakaian bergaun lembut dan seprai katun Mesir.

Susan menambahkan, bagian lain yang dipertahankan adalah jendela serta lonceng. “Tapi ada juga lilin serta televisi dan wifi,” cetusnya.

Banyak pujian yang didapat dari para tamunya. Mereka menganggap bus hotel ini unik. Selain digunakan untuk menginap, bus hotel itu juga disewa untuk pesta pernikahan atau pesta malam hari.

Biaya sewanya 220 poundsterling (Rp3,8 juta) per malam untuk weekdays dan 250 poundsterling (Rp4,4 juta) di weekend.