free html hit counter

Bridge Jump, Ngabuburit Sambil Pacu Adrenalin di Sungai Ciliwung, Depok

BeritaBintangBridge Jump, Ngabuburit Sambil Pacu Adrenalin di Sungai Ciliwung, Depok

ADA alternatif seru bagi warga Kota Depok, Jawa Barat, yang ingin melakukan ngabuburit atau menunggu waktu berbuka puasa. Tidak sekedar nongkrong dan bersenda gurau, di tempat ini kalian bisa seru-seruan sambil memacu adrenalin. Seperti apa?

Ya, belum banyak yang tahu memang jika di Kota Depok sedang dikembangkan ekowisata di sepanjang aliran sungai oleh Komunitas Ciliwung Depok (KCD).

Para penggiat lingkungan yang bermarkas di bawah jembatan Grand Depok City, Jalan Boulevard, Sukmajaya itu mengembangkan ekowisata Ciliwung sebagai bagian dari upaya konservasi dan meningkatkan kesadaran warga untuk menjaga lingkungan.

“Minimal tidak membuang sampah lagi ke sungai,” ujar Proyek Koordinator Wisata KCD, Bambang Harianto kepada JUDI ONLINE, Minggu (12/6/2017).

Bridge Jump, Ngabuburit Sambil Pacu Adrenalin di Sungai Ciliwung, Depok

Selain aktif dalam pelestarian dan konservasi sungai, KCD juga menggairahkan sektor pariwisata di Kota Depok dengan melakukan inovasi wisata.

“Sebelumnya, kami sudah ada program mengarungi sungai Ciliwung. Terbaru, kami meluncurkan inovasi wisata yang diberi nama Bridge Jump yang diluncurkan pada Ramadhan kali ini,” jelas Bambang.

Bridge Jump merupakan wahana pemacu adrenalin dengan cara melompat dari ketinggian dari atas jembatan ke sungai Ciliwung. Tentunya, dengan perlengkapan keamanan yang sudah terjamin.

{ Baca Juga, ” Kuasai Chart Dunia, “Kwon Ji Young’ G-Dragon Kalahkan Album Ed Sheeran ” }

Dari pantauan INDOWINS.CO di lokasi, sejumlah kawula muda, baik pria dan wanita nampak antusias mencicipi wahana Bridge Jump itu. Untuk menikmati wahana ini, pengelola mencantumkan beberapa persyaratan yang harus dipatuhi pengunjung, seperti tidak memiliki riwayat penyakit (jantung, paru-paru, vertigo, epilesi dan sebagainya), usia minimal 17 tahun dan maksimal 40 tahun. “Kalau tidak yakin sebelum melompat, lebih baik mengundurkan diri,” tandasnya.

Ketinggian yang ditawarkan, mulai dari 10 meter dan 15 meter dengan banderolan tiket Rp25.000, hingga Rp35.000, Kekurangan dari tempat ini memang tidak tersedianya lahan parkir yang memadai. Jadi, kendaraan pengunjung harus terparkir bahu jalan di atas jembatan.

Wahana Bridge Jump ini juga hanya beroperasi setiap Sabtu dan Minggu saja. “Kecuali ada rombongan, kami bisa buka di hari biasa. Inti dari kegiatan ini adalah memberikan pilihan hiburan kepada warga Depok dan sekitarnya yang berbasis alam. Sekaligus mengampanyekan budaya peduli lingkungan,” jelas Bambang.

Bridge Jump, Ngabuburit Sambil Pacu Adrenalin di Sungai Ciliwung, Depok

Sementara itu, salah seorang pengunjung dan penikmat Bridge Jump, Asri Aulia Safitri (20), mengaku rasa penasarannya sudah terbayarkan setelah mencicipi wahana pemacu adrenalin itu.

“Saya liat di Instagram, kayaknya seru terus kebetulan diajak temen juga. Penasaran makanya coba. Awalnya serem banget tapi pas udah loncat seru banget,” ujar Asri.

Warga Rawamangun, Jakarta Timur itu jiga menambahkan, jika aktivitas tersebut ia lakukan untuk mengisi waktu ngabuburit. “Sungainya masih bersih, nggak kayak di Jakarta. Bagus kegiatannya untuk menumbuhkan kesadaran menjaga sungai dikalangan anak muda,” jelasnya.