free html hit counter

Bocah 6 Tahun Berkorban Nyawa untuk Selamatkan Kakaknya dari Predator Seks

BeritaBintang – Seorang bocah berusia enam tahun tewas, setelah dengan gagah berani menghadapi seorang predator seks yang mengincar adiknya di rumah mereka.

Seperti dikutip dari Mirror, Kamis (3/9/2015), insiden itu terjadi di Camden, New Jersey, Amerika Serikat (AS), pada September 2012.

Dominick Andujar, tewas digorok oleh pelaku ketika coba menolong kakaknya, Amber yang berusia 12 tahun.

Amber yang juga digorok oleh pelaku, namun nyawanya selamat setelah ia berhasil mencari bantuan dengan keluar dari rumah.

Pelaku yang bernama, Osvaldo Rivera, diganjar hukuman 110 tahun penjara. Ia diketahui tinggal tak jauh dari rumah kakak beradik itu.

Tak hanya keluarga, namun sekolah tempat dia mengenyam ilmu turut kehilangan atas kepergian Dominick yang begitu cepat.

Pihak sekolah mengungkapkan, bahwa Dominick menulis sebuah buku harian yang ia beri judul, ‘saya pahlawan, saya menyelamatkan orang lain’.

Menurut ibu mereka, Debie, saat itu adalah hari ulang tahun Amber yang ke 12.

Amber tengah tertidur di atas sofa, ketika Rivera (34), membobol masuk ke dalam rumah mereka. Melihat Amber yang tengah tidur, Rivera mengambil pisau di dapur lalu menempelkannya ke tenggorokan amber, dan mulai melakukan pelecehan seksual.

Sontak Amber segera terbangun, dan menyadari ancaman yang dialaminya, ia berteriak minta tolong. Teriakannya sampai ke telinga Dominick yang segera bangun dari tidurnya.

Dominick segera berlari ke ruang keluarga, tempat dimana kakaknya berada. Ketika ia melihat Rivera, ia bergegas menyerang Rivera dan menyelamatkan kakaknya.

Namun Dominick tak kuasa menghentikan Rivera menggorok tenggorokan Amber.

Saat Dominick berusaha untuk menaklukkan Rivera, Amber berhasil melarikan diri. Dengan terhuyung Amber keluar dari rumah dan mencari pertolongan sebelum ambruk dalam genangan darah.

Ketika polisi tiba di rumah, mereka menemukan tubuh Dominick dalam keadaan sudah tak bernyawa, sementara Rivera telah melarikan diri.

Setelah Rivera berhasil ditangkap, polisi menemukan luka di tangannya, yang diketahui ditinggalkan Dominick yang berusaha mengalahkannya.

“Dia memberikan hidupnya untuk keluarganya,” ujar Debie.

Amber menjalani dua operasi sebelum sembuh dari lukanya.