free html hit counter

Berita Bintang – Menilik Harga Tiket Pesawat Domestik yang Dikabarkan Naik

Berita BintangMenilik Harga Tiket Pesawat Domestik yang Dikabarkan Naik

ISU kenaikan harga tiket pesawat tengah menjadi perhatian masyarakat Indonesia. Baru-baru ini, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengklaim bahwa kenaikan tiket pesawat masih berada di bawah tarif batas atas. Justru harga tiket pesawat dinilai tengah kembali ke level normal, lantaran beberapa tahun terakhir telah terjadi perang harga antar maskapai.

“Memang selama ini mereka perang tarif, begitu harganya normal jadi seolah-olah tinggi. Kendati demikian, saya memang ajak mereka (maskapai) untuk secara bijaksana melakukan kenaikan secara bertahap. Kami lagi bicara,” kata Budi saat ditemui di JIExpo Kemayoran, Jakarta, beberapa waktu lalu.

[ Baca Juga Berita Bintang : ” Sempat Kesal Kena Kritik Bareng Dadali, Band Ini Langsung Nyamperin Anji ” ]

Namun melihat keluhan masyarakat yang datang silih berganti, Judi Online juga sempat membandingkan beberapa tiket domestik dari sejumlah maskapai dalam negeri. Contohnya untuk penerbangan dari Jakarta (CGK) ke Denpasar (DPS) menggunakan maskapai bintang lima Garuda Indonesia, traveler harus merogoh kocek senilai Rp1 juta untuk kelas ekonomi dengan jadwal keberangkatan 28 Januari, dan 31 Januari untuk jadwal kedatangan. Harga ini sudah termasuk diskon 40% dari harga normalnya Rp1,8 juta. Sementara untuk penerbangan dari DPS ke JKT, harga tiket dibandrol sekitar Rp993 ribu – Rp1,8 juta.

Jika menggunakan maskapai yang berbeda, misalnya Lion Air, traveler haurs mengeluarkan biaya senilai Rp650 ribu – Rp750 ribu untuk penerbangan CGK ke DPS, dan sebaliknya. Selisihnya mungkin terlihat jauh bila saja Garuda tidak memberikan potongan harga. Tetapi jika dilihat secara umum, ini bisa menjadi cerminan harga bagi traveler yang ingin menyambangi destinasi wisata paling populer di Indonesia.

Lalu, bagaimana dengan harga tiket pesawat tujuan Raja Ampat, Papua Barat, yang selama ini dikenal mahal?

Berdasarkan hasil penelusuran Okezone, maskapai sekelas Garuda Indonesia menetapkan harga Rp3,8 juta – Rp4,5 juta untuk penerbangan dari Jakarta (CGK) ke Sorong (SOQ). Biaya tersebut mungkin saja sepadan dengan waktu tempuh yang diperkirakan hingga 27 jam 25 menit, dan 1 kali transit.

Sementara Lion Air Group, menetapkan tarif senilai Rp2,8 juta – Rp3,8 juta untuk jadwal dan kelas tiket yang sama dengan Garuda Indonesia. Jangan heran jika masih banyak masyarakat Indonesia yang memilih berlibur ke luar negeri daripada mengunjungi destinasi wisata domestik.

Bayangkan saja, harga tiket tersebut kurang lebih sama jika digunakan untuk melakukan perjalanan ke Jepang atau Korea Selatan. Tidak dapat dipungkiri bahwa setiap maskapai memiliki pertimbangan dan regulasi tersendiri dalam menuntukan harga tiket. Bila hal ini terus terjadi, jangan heran jika destinasi wisata domestik cenderung tidak berkembang dan kalah pamornya dengan destinasi-destinasi mancanegara.