free html hit counter

Bandara Dubai Akan Tutup Satu Landasan Pacu Selama 45 Hari

BeritaBintangBandara Dubai Akan Tutup Satu Landasan Pacu Selama 45 Hari

DI tengah peningkatan jumlah wisatawan ke Dubai, kota tersebut malah berencana untuk menutup salah satu landasan pacu di Dubai International Airports. Hal itu tentu berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan.

Penutupan itu bisa membuat hampir setengah rute penerbangan normal tidak beroperasi. Lantas apakah alasan di balik keputusan tersebut?

Alasan penutupan semata-mata untuk meningkatkan kualitas landasan pacu dari segi keamanan, kapasitas, serta membuka peluang untuk pertumbuhan di masa depan. Sekadar informasi, landasan di bagian selatan yang akan ditutup sudah menangani lebih dari 88 juta penumpang di tahun lalu. Saat ini, landasan pacu tersebut hampir mendekati masa berlaku perancangannya.

“Dalam hal pergerakan penerbangan, selama periode penutupan landasan pacu diperkirakan kapasitas pesawat berkurang hingga 43%. Masih terlalu dini untuk memperkirakan dampak jumlah penumpang karena hal ini terkait dengan respon maskapai penerbangan mengenai pengurangan kapasitas,” ungkap juru bicara Dubai Airports seperti yang dikutip dari Agen Judi Bola, Rabu (28/2/2018).

[ Baca Juga – ” Bukit Daun, Destinasi Wisata Bekas Tambang Kapur ” ]

Pihaknya menilai kemungkinan beberapa maskapai penerbangan akan menggunakan pesawat yang lebih besar untuk mengakomodasi kebutuhan penumpang. Penutupan ini bukan yang pertama kali terjadi. Hal serupa pernah dilakukan pada 2014, namun pada saat itu jumlah penumpang hanya 65 juta.

Sekadar informasi, Dubai adalah pusat bagi maskapai penerbangan Emirates yang memiliki operasi ekstensif dari enam bandara Inggris yaitu Gatwick, Heathrow, Birmingham, Manchester, Newcastle dan Glasgow. Ada pula British Airways yang biasanya menjadwalkan tiga rute penerbangan Heathrow-Dubai perhari menggunakan pesawat Boeing 777. Maskapai tersebut mungkin bisa mengganti pesawatnya dengan Boeing 747 atau Airbus A380 yang kapasitas penumpangnya bisa mencapai dua kali lipat.

Sementara itu, alasan di balik waktu yang dipilih untuk penutupan adalah berdasarkan catatan di musim itu jumlah penumpang mengalami penurunan. Paul Griffiths selaku Chief Executive Dubai Aiports mengatakan hal ini dilakukan demi meningkatkan kualitas.

“Meskipun kami menyesalkan ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada pelanggan dan penumpang, penutupan ini mutlak diperlukan untuk meningkatkan kualitas landasan pacu,” ujarnya.

Nantinya, beberapa penerbangan akan dialihkan ke bandara kedua yaitu Dubai World Central (DWC) yang sedang dibangun.