free html hit counter

Ali Sadikin Disentil Ahok, Sang Anak Angkat Bicara

BeritaBintang – Boy Bernadi Sadikin, anak dari mantan Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin, akhirnya angkat bicara.

Ketua DPD PDIP DKI, itu menanggapi tudingan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, yang menyalahkan Ali Sadikin saat memimpin Ibu Kota.

Menurut Boy, ayahnya tersebut, sebenarnya memiliki konsep Jakarta 30 tahun yang akhirnya menjadi cetak biru (masterplan) dan planologi.

Namun, hampir tiap Gubernur DKI paska Ali memimpin, justru mengimplementasikan konsep pembangun tentang Jakarta yang berbeda.

“Justru, seharusnya, jika konsep-konsep tersebut berdampak pada Jakarta, maka tugas Gubernur berikutnya untuk koreksi dan adjusment sesuai dengan zaman dan aturannya sendiri,” kata Boy, ketika dihubungi, Minggu (30/8/2015).

Bahkan, ia meminta, kepada Ahok, seharusnya, mempelajari rekam jejak tiap Gubernur Jakarta, terlebih dahulu, sebelum menyalahkan seseorang.

“Ya salah salah satunya, itu dengan menyelidiki izin-izin yang pernah dikeluarkan dan berdampak negatif terhadap pembangunan ibukota,” tegasnya.

Karena itu, ia juga meminta agar Ahok seharusnya mempelajari dahulu sejarah.

Agar tahu, siapa yang harusnya bertanggung jawab.

Agar nantinya, tidak serta merta menyalahkan dan menyudutkan ayahnya.

“Harusnya, lihat dulu, Gubernur mana yang menyimpang dari masterplan yang susah payah dibuat dahulu. Apalagi, Pak Ali kan jadi Gubernur tahun 1966, Ahok baru lahir tuh. Pak Ali selesai jadi gubernur 1977, Ahok baru 11 tahun,” katanya.

Boy pun, menyarankan agar Ahok fokus bekerja hingga masa baktinya rampung.

Agar nantinya, jika memang bisa membangun Jakarta dengan baik, bisa menjadi legenda seperti Ali Sadikin.

Seperti diketahui, sebelumnyan Ahok sempat menyatakan kegeramannya kepada beberapa pengamat dan lembaga yang mengkritik kebijakannya terkait penertiban pemukiman Kampung Pulo, Jakarta Timur.

Namun, dalam pernyataan tersebut, ia juga sempat menyinggung kinerja Ali Sadikin, saat masa memimpin Jakarta.

“Makanya kalau saya mau berdebat sama mereka capek deh, sekarang saya tanya, mereka (pengamat) pernah enggak kritik Ali Sadikin? Saya mau tanya mereka yang pintar-pintar ngomong itu, yang suka muji-muji Ali Sadikin bikin kota Jakarta jadi hebat,” katanya.

Ahok menyebut, Ali pernah memberikan izin kepada Endang Wijaya sebagai kontraktor tunggal oleh Badan Pelaksana Otorita (BPO) Pluit pada 1971 untuk mereklamasi tambak-tambak ikan di Jakarta Utara.