free html hit counter

Akui Tak Perlu Memotivasi Vinales, Manajer Yamaha: Saya Hanya Perlu Tenangkan Dia

BeritaBintangAkui Tak Perlu Memotivasi Vinales, Manajer Yamaha: Saya Hanya Perlu Tenangkan Dia

Manajer Yamaha, Wilco Zeelenberg, mengaku punya cara sendiri untuk membangkitkan motivasi pembalapnya yang kini penampilannya tengah menurun. Pembalap tersebut adalah Maverick Vinales yang sempat menjadi harapan di kubu Yamaha.

Memenangi dua balapan awal MotoGP 2017 di Qatar dan Argentina, Top Gun –julukan Vinales- langsung menjadi sorotan. Namun, prestasinya justru merosot di akhir balapan dengan raihan posisi yang kurang baik.

Namun bagi Zeelenberg, cara untuk meningkatkan prestasi pembalapnya itu justru tidak dengan memotivasinya. Menurutnya hanya membuat Vinales tenang, itu malah membuat pembalap asal Spanyol itu bisa termotivasi dengan sendirinya.

“Anda tidak perlu memotivasi dia. Tugas saya adalah membuat dia tenang untuk memotivasi dirinya sendiri,” ungkap Zeelenberg, mengutip dari AGEN JUDI BOLA, Senin (31/7/2017).

[ Baca Juga : ” Taecyeon ‘2PM’ Terjebak Sekte Keagamaan dalam Save Me  ” ]

“Jika Anda memotivasi dia untuk lebih kuat, pasti omong kosong akan terjadi,” tambahnya.

(Baca juga: Ungkap Kekurangan Yamaha, Zeelenberg: Grip Jadi Masalah Utama Vinales)

Vinales terakhir ia naik podium adalah di Sirkuit Mugello, Italia yang menempati posisi kedua. Namun di tiga race berikutnya di GP Catalunya, Belanda dan Jerman, pembalap berusia 22 tahun itu justru seperti tidak beradaya.

Di GP Catalunya ia harus meraih posisi ke-10 dan hanya mendapat poin enam. Sementara di Belanda Vinales gagal total dan tak mendapat poin karena terjatuh. Beruntung di Jerman, ia mampu menaikkan posisinya meski harus gagal naik podium karena finis di tempat keempat.