free html hit counter

5 Air Terjun Eksotis di Malang Raya, Wajib Dikunjungi Bersama Orang Tercinta

BeritaBintang5 Air Terjun Eksotis di Malang Raya, Wajib Dikunjungi Bersama Orang Tercinta

Kawasan Malang Raya memiliki cuaca yang cukup sejuk, sehingga bagi traveler yang mendambakan suasana sejuk dan asri, wilayah ini layak dijadikan destinasi tujuan liburan. Meski jaraknya cukup jauh dari ibu kota, tapi ketika Anda sudah berada di tempat tersebut, rasa penat dan lelah pun luntur seketika.

Malang Raya yang terdiri dari Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu memiliki banyak objek wisata, namun yang wajib Anda kunjungi kali pertama, yaitu air terjunnya.

Mengapa? Alasannya sungguh tidak bisa diutarakan dengan kata-kata, sebab air terjun yang terdapat di kawasan Malang, benar-benar lebih dari indah, berikut daftarnya yang dikumpulkan dari berbagai sumber, Rabu (24/1/2018) seperti dilansir oleh Agen Judi Bola.

1. Coban Rondo

Air terjun Coban Rondo cukup diketahui oleh banyak traveler. Bagaimana tidak, air terjun yang berada di Desa Pandansari, Kecamatan Pujon tersebut merupakan air terjun yang terkenal paling indah di Malang. Tidak seperti air terjun kebanyakan yang memiliki akses sulit, Coban Rondo cukup mudah diakses, sehingga cocok untuk dikunjungi bersama keluarga. Jarak dari pintu masuk ke air terjun pun mudah dijangkau.

Saat mengunjungi air terjun setinggi 60 meter ini, pengunjung juga bisa bermain dan menelusuri labirin yang ada di kawasan air terjun. Namun, untuk bisa merasakan kesegaran air terjun dan memanjakan mata dengan pemandangan, para traveler harus membayar tiket masuk sebesar Rp 15 ribu dan Rp 10 ribu untuk masuk ke taman labirin.

2. Coban Talun

Terselip di antara tebing besar dan megah, Coban Talun bak primadona istimewa. Bagi traveler yang datang berkunjung saja tidak bisa langsung menikmati keindahannya, karena harus menempuh perjalanan selama 1,5 jam dari Kota Malang. Coban Talun terletak di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Batu, Jawa Timur.

[Baca Juga -“Waspada, Ada Pesan Berantai Penipuan Tiket Gratis AirAsia“]

Air terjun yang dikelilingi oleh batu-batuan besar itu pun semakin terlihat eksotis di mata traveler yang sudah mengunjunginya. Tidak hanya itu saja, jika cuaca cerah, butiran air terjun yang terhempas dari atas akan membentuk pelangi di udara. Tidak seperti Coban Rondo, biaya masuk ke Coban Talun cukup murah, sekira Rp5.000. Sementara untuk biaya parkir Rp2.000 untuk motor dan Rp4.000 untuk roda empat.

3. Coban Jahe

Letaknya cukup tersembunyi di kawasan Perhutani unit II Jawa Timur menjadikan Coban Jahe cukup misterius dan membuat banyak traveler penasaran.

Air terjun yang masih alami tersebut membuatnya jadi tempat yang tepat untuk dikunjungi untuk menyegarkan pikiran dan cuci mata. Pasalnya, air terjun yang berada di Dusun Begawan, Desa Pandansari Lor, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur ini masih banyak ditumbuhi pepohonan hijau, besar, dan meneduhkan.

Selain itu, Anda juga bisa menenangkan pikiran dengan duduk-duduk di dekat air terjun. Bagi yang memiliki adrenalin tinggi bisa bermain flying fox dan river tubing. Namun, untuk bisa menjajal nyali dengan bermain river tubing dan flying fox Anda harus menyiapkan kocek tersendiri.

4. Coban Manten

Disebut Coban Mantan karena air terjun ini letaknya berdampingan dan saling bersisian. Selain dikenal dengan naman Coban Manten, air terjun yang berada di Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang tersebut juga disebut Coban Kembar.

Tidak hanya namanya saja yang unik, letaknya yang tersembunyi membuat kedua air terjun ini jarang dijamah oleh traveler. Air terjun yang berada di Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang ini, membuat traveler yang ingin mengunjunginya harus mendaki lebih tinggi dari lokasi keberadaan coban-coban lainnya, seperti Coban Tengah dan Coban Rondo, karena Coban Manten berada paling tinggi. Setelah sampai di Coban Tengah, maka Coban Manten adalah destinasi

5. Coban Tengah

Coban Tengah masih berada satu kawasan dengan Coban Manten, tapi berada lebih dekat dari Coban Rondo. Air terjun setinggi 50 meter itu sudah cukup terkenal, tapi untuk bisa tiba dan menikmati indahnya pemandangan alam di Coban Tengah, para wisatawasan harus berjuang terlebih dahulu.

Pasalnya, medan jalur untuk menuju lokasi air terjun cukup berat, sehingga hanya orang-orang tertentu, seperti orang yang berbadan sehat dan punya daya tahan tubuh kuat, pramuka, pencinta alam, dan pendaki gunung saja yang bisa menjangkaunya.