free html hit counter

10 Tanda Gejala Diabetes Mellitus

BeritaBintang – Diabetes Mellitus, khususnya diabetes tipe 2, merupakan penyakit gaya hidup yang telah memasuki gaya hidup modern.

Kekurangan nutrisi yang baik, ketiadaan bagian kontrol, dan kegagalan untuk melaksanakan olahraga menambahkan pada keadaan yang melemahkan kehidupan dan kondisi yang mengancam kehidupan ini diambil secara perlahan lahan dalam waktu yang lama.

Selain itu, kekurang sadaran akan tentang gejala diabetes dan deteksi yang terlambat telah membuat diabetes menjadi lebih sulit untuk disembuhkan.

Untuk membantu Anda memahami gejala diabetes mellitus dan memeriksa pada saat yang tepat, hari ini Dr Sanjiv Bhambani – Konsultan Fertilisasi Endokrinologi, dan Diabetologi, Moolchand Medcity – memberikan beritabintang pengetahuan atas 10 gejala kencing manis. Jika Anda menduga ada gejala seperti ini untuk diri sendiri atau orang-orang yang mereka cintai, konsultasikan dengan dokter hari ini.

1. Tidak seimbangnya tingkat antara rasa haus dan buang air kecil:
Berlebihan rasa haus dan rasa buang air kecil adalah salah satu gejala yang paling sering terlihat di antara pasien Diabetes Melitus. Karena tingginya pelepasan cairan oleh ginjal, tubuh menjadi dehidrasi dan tubuh mulai membutuhkan jumlah cairan untuk dapat berfungsi dengan benar.

2. Rasa Lapar yang berlebihan:
Saat insulin yang di dalam darah tidak seimbang, sel tubuh tidak mendapatkan energi untuk melakukan kegiatan setiap hari. Oleh karena itu, tubuh dapat bereaksi dengan mencoba menemukan lebih banyak energi, yang mengakibatkan rasa lapar yang diluar batas kewajaran.

3. Kehilangan berat badan secara cepat:
Fluktuasi dalam berat tanpa ada upaya-upaya seperti latihan atau manajemen diet yang tepat dapat menjadi sebuah bunyi alarm untuk diabetes. Karena kelemahan tubuh untuk menyerap glukosa dan suka buang air kecil.
Penderita penyakit kencing manis atau diabetes mellitus tipe I ini bisanya mengalami kehilangan berat badan dalam waktu yang lebih cepat.

4. Kelelahan:
Pada pasien diabetes, glukosa tidak dapat masuk ke dalam sel-sel di dalam tubuh dan karena berkurangnya pasokan energi di dalam tubuh, pasien merasa lelah dan mengalami kerisauan.

5. Penyembuhan luka yang lambat:
Untuk pasien penderita diabetes. luka yang kecil atau luka goresan butuh waktu lama untuk menyembuhkan karena gangguan sistem kekebalan tubuh. Pada perempuan, kandung kemih dan infeksi vagina adalah hal umum yang dapat terjadi.

6. Penglihatan kabur:
Tingkat kadar glukosa yang tinggi dapat merusak pembuluh darah dan cairan terdorong secara otomatis dari lensa mata dan dapat mempengaruhi kemampuan untuk melihat. Hal ini jika diabaikan untuk waktu yang lama akan dapat menyebabkan kebutaan.

7. Kulit Kering:
Kulit kering atau pandangan mata mungkin hasil dari neuropati perifer yang mempengaruhi sirkulasi dan fungsi-fungsi kelenjar keringat.

8. Pergerakan tangan dan kaki:
Kelebihan tingkat gula darah dapat merusak pembuluh darah dan syaraf. Hal ini mengakibatkan kerugian sensasi di tangan dan kaki, serta rasa nyeri seperti terbakar di lengan, tangan, kaki anda dikarenakan kehilangan motor serat syaraf.

9. Infeksi pada kulit:
Tingginya kadar gula mengakibatkan lambatnya proses pemulihan dari infeksi. Perempuan penderita diabetes menemukan kesulitan untuk pulih dari kandung kemih dan infeksi vagina.

10. Sakit kepala:
Seringnya terjadi rasa pusing pada kepala yang berulang ulang pada kurun waktu yang tidak terlalu lama.

Diabetes adalah suatu kondisi yang serius yang membunuh lebih banyak manusia daripada penyakit mematikan seperti AIDS dan Kanker. Jika terdapat gejala yang disebutkan di atas secara pasti, maka pengobatan awal dapat dimulai. Oleh karena itu, salah satu hal yang dapat disarankan adalah untuk mengikuti gaya hidup yang aktif termasuk latihan rutin setiap hari yang memadai, serta kebiasaan makan sehat.